Hakim Sarpin Rizaldi putuskan penetapan BG sebagai tersangka tidak sah (16/2). (Sumber: Tempo)
Hakim Sarpin Rizaldi putuskan penetapan BG sebagai tersangka tidak sah (16/2).
(Sumber: Tempo)

Jakarta, Media Publica – Sidang praperadilan atas gugatan Komisaris Jendral (Komjen) Budi Gunawan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menetapkannya sebagai tersangka  mencapai finalnya. Hakim tunggal Sarpin Rizaldi telah mengabulkan sebagian tuntutan Budi Gunawan, dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (16/02).

Ia menganggap bahwa permohonan praperadilan yang diajukan termasuk dalam objek praperadilan. Sehingga PN Jakarta Selatan berhak untuk memeriksa sah atau tidaknya penetapan tersangka Budi Gunawan oleh KPK. Setelah menimbang berbagai hal yang mencakup dalil gugatan pihak Budi Gunawan selaku pemohon dan jawaban KPK selaku termohon serta bukti dan saksi-saksi yang diajukan, hakim memutuskan bahwa penetapan pemohon sebagai tersangka oleh KPK tidak sah secara hukum.

Hakim Sarpin menganggap bahwa segala tindakan penyidik dalam upaya penyidikan dan penuntut umum dalam proses penuntutan merupakan tindak upaya paksa. Dalam sidang tersebut, hakim hanya mengabulkan sebagian tuntutan yang diajukan oleh Budi Gunawan.

“Pengadilan Negeri memutuskan menerima gugatan pemohon sebagian dan menolaknya sebagian,” ujar Sarpin sembari mengetuk palu sidang sebanyak tiga kali seperti yang dilansir oleh Kompas.

Sebelumnya Budi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan kasus korupsi penerimaan hadiah selama menjabat Kepala Biro Pembinaan Karier Deputi Sumber Daya Manusia Polri periode 2003-2006.

Sumber: Antara dan Kompas
Editor: Mega Pratiwi

1,156 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.