Rusaknya prasarana ysng diakibatkan oleh Topan Haiyan di Hanoi, Filipina (Sumber : Republika.co.id)
Rusaknya prasarana ysng diakibatkan oleh Topan Haiyan di Hanoi, Filipina (Sumber : Republika.co.id)
Hanoi, Media Publica – Senin (9/12), menurut Dewan Penanganan Pengurangan Resiko Bencana Nasional (NDRRMC) korban jiwa dari Topan Haiyan yang menerjang Filipina sejak 8 november lalu meningkat menjadi 5.924 jiwa. Hingga saat ini NDRRMC mencatat 27.022 orang mengalami luka-luka dan 1.779 orang hingga saat ini belum ditemukan keberadaannya.

Haiyan sendiri merupakan bencana paling dahsyat yang melanda Filipina akhir tahun ini dengan jumlah korban hampir 6.000 jiwa. Dengan kecepatan 270 km/jam, bencana ini mengakibatkan sekitar empat juta orang kehilangan tempat tinggal dan hingga saat ini korban tersebut ditampung di berbagai pusat pengungsian.

Tak hanya menelan korban yang cukup banyak, bencana yang kerap disebut Yolanda oleh masyarakat setempat ini juga merusak prasarana dan tanaman di kota Filipina dengan kerugian tercatat sebesar 35,53 peso atau setara dengan 809.155 juta dolar Amerika Serikat. Hal tersebut disampaikan oleh kantor berita China, Xinhua.

Pemerintah Filipina sendiri telah mengambil tindakan dengan mengalihkan kegiatan dari operasi bantuan ke perbaikan daerahnya, mulai dari kerusakan sarana serta prasarana yang ada di kota.

Namun, banyak kritik yang diberikan kepada pemerintahan Filipina yang dianggap lamban dalam mencari bantuan dari negara lain yang sangat dibutuhkan oleh para korban.

Walaupun kelambanan permintaan bantuan dari pemerintah Filipina untuk negaranya, akibat bencana ini, tak sedikit presiden dan mantan presiden dari beberapa negara, maupun tokoh-tokoh dan selebriti dunia yang mengunjungi Filipina dan memberikan bantuan untuk negara tersebut.

Selain itu, terdapat beberapa lembaga yang menggerakkan jiwa solidaritasnya untuk memberikan bantuan moril, seperti LivingSocial Indonesia yang bekerjasama dengan jaringan LivingSocial Filipina, LivingSocial Malaysia dan Ensogo Thailand, grup perusahaan LivingSocial. Pada November lalu, mereka secara serentak menyelenggarakan sebuah kegiatan amal melalui situs masing-masing untuk berkontribusi secara sharing atau berbagi untuk membantu korban Topan Haiyan di Filipina. Sehingga, diharapkan keadaan disana dapat pulih kembali.

Sumber : BBC news dan Antara news
Editor : Ananda Ratu Ayu Kemuning

714 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *