Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara hadir dalam diskusi dan peluncuran buku Uji Kompetensi Jurnalis Televisi di Dewan Pers Jakarta, Selasa (16/7) lalu.  (Media Publica/Rarasati)
Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara hadir dalam diskusi dan peluncuran buku Uji Kompetensi Jurnalis Televisi di Dewan Pers Jakarta, Selasa (16/7) lalu.
(Media Publica/Rarasati)

Jakarta, Media Publica – Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara menyambut baik adanya Uji Kompetensi Jurnalis Televisi (UKJTV) untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi jurnalis televisi Indonesia. Selain itu, Rudi menghimbau untuk segera lakukan UKJTV mengingat Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sedang digencarkan masalah sertifikasi dan kompetensi di sektor Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).

“Indonesia masih tertinggal dibanding negara ASEAN lain untuk masalah sertifikasi. Ini penting karena kita harus bisa proteksi dulu dengan kepentingan yang ada di dalam negeri. Mengapa? Karena Indonesia masih belum siap menghadapi Pasar Bebas ASEAN,” jelasnya saat menghadiri peluncuran buku Uji Kompetensi Jurnalis Televisi di Gedung Dewan Pers Jakarta, Selasa (17/2).

Senada dengan Rudi, Ketua Umum Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Yadi Hendriana mengatakan buku UKJTV menjadi panduan yang harus diaplikasikan di mana sebelumnya uji tersebut hanya berupa himbauan dari Dewan Pers dan tidak menjadi kewajiban bagi jurnalis.

“Di era globalisasi ini kita akan tetap bertenggang pada kompetensi dan kemampuan. Ini adalah hal yg baik bagi kami untuk mengembangkan kompetensi para jurnalis,” ujarnya.

Acara peluncuran buku juga dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia, Idy Muzzayad. Ia berpendapat kompetensi dan profesionalisme jurnalis berbanding lurus sehingga menjadikan suatu hal yang wajib dimiliki untuk menghasilkan output yang baik.

IJTI selanjutnya akan melakukan sosialisasi mengenai UJKTV ke berbagai kampus. Sosialisasi uji kompetensi ini diharapkan bisa menjadi pengetahuan serta menanamkan kompetensi dan profesionalisme di bidang jurnalistik dalam benak mahasiswa.

Sebagai informasi, IJTI secara khusus membentuk bidang sertifikasi dan kompetensi yang merumuskan pedoman Uji Kompetensi Jurnalis Televisi (UKJTV). Pedoman uji disahkan Dewan Pers pada Mei 2013 lalu di Bogor. UKJTV ini bertujuan bukan sekedar memastikan lulusnya seorang jurnalis, namun untuk peningkatan kompetensi jurnalis televisi yang berujung pada peningkatan kualitas siaran bagi kepentingan publik, bisnis televisi dan jurnalis sendiri.

Reporter: Rarasati Anindita

Editor: Dwi Retnaningtyas

1,156 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.