
(sumber : kompas)
Menurut dia, penggerebekan dilakukan atas pengembangan yang dilakukan polisi terhadap kelompok teroris di Banyumas. Para pelaku diketahui telah menempati kontrakan itu selama setahun terakhir. “Dari sore hari sudah dilakukan upaya penyidikan, sejak 19.30 WIB sudah dilakukan penyergapan,” tuturnya. Densus 88 berhasil melumpuhkan lima teroris setelah baku tembak selama sepuluh jam. Dalam penggerebekan tersebut, diketahui terdapat tujuh orang terduga teroris yang tinggal di rumah kontrakan tersebut. Lima di antaranya dilumpuhkan Rabu (1/1/2014). Sedangkan seorang lainnya dilumpuhkan dalam penggerebekan malam sebelumnya. Sementara, seorang terduga teroris lainnya ditangkap dalam kondisi hidup. Di rumah tersebut ditemukan bahan peledak namun polisi belum bisa memastikan jumlah dan jenis bahan peledak di lokasi persembunyian teroris itu.
Para teroris itu ditemukan tewas dalam sebuah kamar mandi setelah melakukan perlawanan selama 10 jam terhadap petugas yang berusaha menangkap mereka. Sebagian dari jenazah tersebut diduga tewas karena tertimpa reruntuhan tembok kamar mandi yang hancur. Kelima jenazah kini sudah dievakuasi ke rumah sakit polri, kramat jati.
Sumber : antara dan kompas
Editor : Mega Pratiwi
2,503 total views, 3 views today
