Selebrasi kemenangan Wigan atas Manchester City pada perhelatan piala FA di Wembley Stadium, Sabtu (12/05). Foto: 3news.co.nz
Selebrasi kemenangan Wigan atas Manchester City pada perhelatan piala FA di Wembley Stadium, Sabtu (12/05).
Foto: 3news.co.nz

London, Media Publica  – Wigan Athletic tampil sebagai juara Piala FA musim ini setelah di final yang diadakan di Wembley Stadium pada Sabtu (12/05) mengalahkan Manchester City dengan skor tipis, 1-0. Gol kemenangan mereka tercipta di menit-menit terakhir pertandingan.

Gol tunggal pemain pengganti, Ben Watson pada masa perpanjangan waktu mengakhiri drama skuad Roberto Martinez di kejuaraan tersebut. Sementara Roberto Mancini harus puas mengakhiri musim tanpa gelar bersama The Citizens.

Sejak peluit dibunyikan tanda pertandingan dimulai, City langsung menggempur pertahanan Wigan. Sejumlah upaya dari David Silva dan Carlos Tevez masih belum menghasilkan angka.

Penampilan cemerlang kiper kedua The Latics, Joel Robles di babak pertama membuat lini depan City tak mampu menciptakan gol. Dua peluang terbuka dari Tevez dan Gareth Barry masih belum sanggup membuat bola menjebol gawangnya.

Wigan yang juga tak mau menyerah berusaha membalas lewat serangan balik Callum McManaman. Meskipun seorang diri, ia sukses membuat lima pemain bertahan City kalang kabut, namun sepakannya masih terbaca dengan baik.

Hingga pluit tanda turun minum dibunyikan, kedudukan tidak berubah bagi kedua tim.

Di babak kedua, City kembali memulai inisiatif serangan lebih awal. Peluang di awal babak kedua dimiliki Sergio Aguero, yang masih mampu diselamatkan Emmerson Boyce.

McManaman kembali menebar ancaman bagi pertahanan City, ketika tendangannya di menit ke-65 berhasil menembus kotak penalti Joe Hart. Namun lagi-lagi sepakannya masih sanggup diblok lini belakang Citizens.

Peluang bagi City kembali hadir di menit ke-72. Jack Rodwell yang baru masuk menggantikan Tevez mendapat umpan dari tendangan bebas James Milner. Sayang sundulannya kembali diamankan Joel Robles.

Tiga menit kemudian pendukung Wigan bergemuruh, ketika sepakan langsung dari tendangan bebas Shaun Maloney mengarah ke tiang jauh Joe Hart. Beruntung mistar gawang masih mampu menyelamatkan City dari ketertinggalan.

Di menit ke-84 City harus bermain dengan 10 orang, setelah Pablo Zabaleta mendapat kartu kuning kedua, usai menjatuhkan McManaman. Tendangan bebas yang dieksekusi Maloney kembali belum menemui sasaran.

Unggul jumlah pemain, Wigan kian gencar menggempur pertahanan City. Setelah melewati menit 90 dan memasuki dua menit injury time, Wigan memperoleh tendangan sudut. Dilakukan oleh Maloney, Ben Watson berhasil menyundul bola di udara dan memecah semua kebuntuan itu. Joe Hart tak bisa berbuat banyak untuk mencegah terjadinya gol tersebut.

Hingga tambahan waktu berakhir, City tak mampu menambah angka. Sehingga piala FA jatuh ke tangan Wigan.

Susunan Pemain:

Manchester City (4-2-3-1): Hart; Zabaleta, Kompany, Nastasic, Clichy; Yaya Toure, Barry (Dzeko 90′); Silva, Tevez (Rodwell 69′), Nasri (Milner 55′); Aguero.

Wigan Athletic (4-3-3): Joel; Boyce, Scharner, Alcaraz, Espinoza; McCarthy, McArthur, Gomez (Watson 81′); McManaman, Kone, Maloney.

Reporter: Kris Aji Irawan

Editor: Cheppy Setiawan

 3,805 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.