
(Sumber : Metrotvnews.com)
Kerusakan lingkungan di daerah hulu disebut menjadi salah satu faktor utama penyebab banjir di Jakarta. Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya, bersama rombongan Kementerian Lingkungan Hidup memantau hulu Sungai Ciliwung di Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (20/1). Kerusakan ekologis terlihat dari banyaknya bangunan illegal yang di alih fungsikan menjadi vila – vila.
“Kami dukung upaya pemerintah daerah membongkar bangunan di Desa Tugu Utara dan Desa Tugu Selatan dalam menegakkan peraturan daerah tentang tata ruang,” kata Balthasar.
Pemerintah setempat akan merobohkan bangunan – bangunan ilegal yang seharusnya menjadi resapan air. Upaya pemerintah daerah tersebut merupakan salah satu cara mengembalikan fungsi ekosistem hutan dan lingkungan seperti semula.
Tak hanya di Jakarta, fenomena banjir dan longsor di sejumlah daerah di Indonesia, merupakan salah satu dampak kerusakan ekologis. Laju kerusakan ekologis atau degradasi lingkungan di Indonesia dari tahun ke tahun semakin tinggi.Hal ini dapat terlihat dari penurunan luas tutupan hutan di Indonesia dari 49.37 % pada tahun 2008 menjadi 47.73 % pada tahun 2012, atau mengalami laju degradasi lingkungan sebesar 1.64 % dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.
Arief Yuwono, Deputi III Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim KLH mengatakan kerusakan ekologis terjadi karena meningkatnya lahan kritis dengan tingkat erosi dan sedimentasi yang tinggi, fluktuasi debit yang tinggi antara musim kemarau dan penghujan, merupakan salah satu faktor penyebab kejadian banjir di daerah DKI Jakarta dan tanah longsor di beberapa daerah.
Ia menambahkan, solusi jangka menengah lewat rehabilitasi kawasan hulu, dan penegakan hukum harus ditingkatkan guna menjaga kawasan lindung untuk hidrologi. Untuk jangka panjang, harus ada komitmen pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, penertiban tata ruang, peningkatan partisipasi masyarakat, serta penegakan hukum.
Sumber : Tribunnews & Metronews
Editor : Putri Yanuarti
4,534 total views, 6 views today
