
Sumber : Thejakartapost
“ Suratnya sudah kita siapkan tadi. Kita buat agar pihak yang bertanggung jawab dalam penanggulangan bencana bisa bergerak,”ungkap Jokowi saat ditemui di balai kota, Senin (13/1).
Jokowi mengatakan dana APBD yang belum disahkan DPRD DKI salah satu penghambat program penanggulangan banjir. “Ya jelas terhambat, kan APBD belum rampung.”
Jokowi menambahkan melakukan berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna mengatasi banjir,terutama untuk membantu korban banjir. Hingga Senin siang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, di Jakarta banjir menggenangi 276 RT dan 75 RW di 31 kelurahan di 18 kecamatan. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, banjir juga menyebabkan 7.367 rumah yang dihuni 24.269 jiwa terendam air. ” Terutama, dalam hal distribusi bantuan bagi seluruh warga yang menjadi korban banjir, serta melakukan langkah antisipasi meluasnya wilayah yang terdampak banjir,”tutur Jokowi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Manggas Rudy Siahaan mengungkapkan, warga Jakarta tidak perlu khawatir soal status siaga tersebut. Menurut Manggas, mereka telah berkoordinasi melaksanakan tugas sesuai dengan skenario yang telah ditentukan.
” Ini belum terlalu parah. Tapi air yang ada di sungai-sungai sudah kita bagi, kita alirkan ke sungai-sungai supaya merata,” kata Manggas.
Sumber : Kompas & Republika
Editor : Putri Yanuarti
2,686 total views, 6 views today
