best-posts.com
best-posts.com
Jakarta, Media Publica – Natal telah tiba. Tokoh Santa Klaus menjadi idola bagi anak-anak saat perayaan ini. Sosoknya yang baik hati karena sering memberikan kado kepada anak-anak menjadi faktor mengapa banyak yang menyenangi sosok ini. Maka tak heran, jika Natal identik dengan tokoh kakek berbadan gendut dan berjanggut panjang tersebut.

Tokoh baik hati ini di ilhami oleh Santo Nicholas, dimana dia memang terkenal dengan kegemarannya berbagi kepada orang yang membutuhkan. Sifatnya yang senang berbagi kebahagiaan lah yang menginsiprasikan sosok Santa Klaus sebagai panutan anak-anak. Diseluruh dunia, semua anak-anak akrab dengan panggilan unik tersebut, Santa Klaus. Namun, ada beberapa negara yang memiliki panggilan unik lainnya untuk tokoh ini.

Seperti dikalangan anak-anak Italia terkenal tokoh La Befana, sosok ini hampir sama dengan nenek sihir pada umunya yang memiliki sapu terbang. Tak ada yang mengenal tokoh Santa Klaus. Tetapi sama seperti Santa Klaus, La Befana juga gemar memberikan hadiah kepada anak-anak dan dia pun sering memberikan kado spesial di kaos kaki yang digantungkan dekat cerobong asap untuk anak-anak yang telah berbuat baik. Dan sebaliknya, tetapi jika ada anak yang nakal, maka kaos kaki tersebut akan berisi arang.

Di Spanyol, Santa Klaus disebut sebagai Papa Noel. Namun berbeda dengan cerita kebanyakan, Papa Noel tidak akan membawakan mainan untuk anak-anak. Tetapi mereka diberitahu jika mereka nakal, mereka akan diculik dan dibawa pergi oleh Papa Noel. Dan untuk pemberi hadiahnya, dikenal dengan Tiga Orang Majus atau lebih dikenal dengan Los Tres Magos.

Tak ketinggalan, ada Joulupukki, begitulah panggilan untuk sosok yang berjanggut panjang dan putih ini. Sebutan tersebut diartikan sebagai domba natal. Saat membagikan kado natal dia akan mengetuk pintu dan berkata “Onko taalla kiltteja lapsia?” yang berarti “Adakah anak baik di sini?”

Di Jepang, tokoh santa klaus diperankan oleh seorang pendeta yang baik hati. Pendeta tersebut digambarkan sebagai kakek tua yang membawa kantung besar berisi kado untuk anak-anak yang telah berbuat baik. Menurut cerita disana, Hoteiosho memiliki mata dibelakang kepalanya agar dia mengetahui anak yang baik dan nakal.

Beda halnya di Cina, panggilan Santa Klaus di Cina ialah Dun Che Lao Ren, yang artinya kakek natal. Dia akan datang dan mengisi kaos kaki yang telah digantung dengan aneka hadiah yang dibawanya. Bedanya, kostum yang digunakan oleh Dun Che Lao Ren merupakan baju merah ala Shanghai dengan topi tradisional bermotifkan busana khas negara tersebut. Uniknya lagi, tokoh ini digambarkan sebagai kakek asli Cina yang bermata sipit.

Nah, itulah beberapa sebutan santa klaus dibeberapa negara. Sosok kakek gendut dan berjanggut panjang ini sangat dikenal oleh anak-anak karena sifatnya yang baik hati dan senang berbagi kepada anak-anak yang telah berbuat baik.

Tanpa disadari, sosok tersebut menanamkan arti cinta sesungguhnya kepada kita dengan caranya yang diterapkan saat memberikan kado kepada anak-anak. Salah satunya percaya akan keajaiban yang datang di malam hari untuk memberikan kado merupakan salah satu bentuk cinta, dimana perlunya menanamkan rasa kepercayaan kepada orang lain dan pasangan kita saat menjalin sebuah hubungan agar semuanya berjalan dengan baik. Anda juga harus percaya bahwa Anda layak dan pantas menerima semua kelimpahan dan sukacita cinta dari pasangan dan juga dunia sekeliling Anda. Kepercayaan inilah yang membuat cinta semakin hidup dalam jiwa Anda.

Sumber : kompas.com
Editor : Ananda Ratu Ayu Kemuning

856 total views, 8 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *