Tembang Penyair Demonstran

Oleh: Ranita Sari* Dibungkam bukan berarti tinggal diam. Sajak demonstrasi tentang para wanita dan lelaki yang tak pernah letih memperjuangkan hak-hak kemanusiaan untuk menuntut keadilan. Berdiri paling gagah di antara sederet manusia yang tak kenal lelah mencari kebenaran, meski seringkali dikecewakan. Para tuan di istana selalu berkoar Bhinneka Tunggal Ika, […]

1,019 total views, 8 views today

Secarik Surat Untuk Senja

*Oleh: Kurnia Setyawan   Di tepi pantai ku duduk bersamamu Menatap langit berwarna jingga Dengan bersenandung rindu bersama angin membisu Kekosongan pikiranku sudah tak tertahan lagi dalam kalbuku   Pikiranku hanya tentangmu hadir dalam haru Kepada kamu yang kini tak lagi dapat bertemu Rinduku, senyumku padamu Tawamu, tangismu, bahkan candamu […]

2,843 total views, no views today

Hari Kedua Belas Agustus

*Oleh: Ranita Sari   Seseorang membawakanku Seikat bunga di Agustus kesukaanmu Seperti biasa.. Terselip sepucuk surat di dalamnya Darimu Kata demi kata kubaca dengan seksama Seiring detak jantungku yang berirama Terlalu magis, terlalu sederhana Tapi aku suka Suaramu seolah bergema di balik deretan aksara Dan kali ini aksaramu berbisik pelan […]

4,613 total views, 4 views today

Cinta Datang di Kala Senja

*Oleh: Kurnia Setyawan Jika nanti aku jadi bertemu denganmu Di pantai itu saat waktu senja tiba Telah kusiapkan secarik surat cinta Lalu apabila telah usai kau baca Ku ingin terbangkan surat cinta itu Dalam bentuk pesawat kertas Lantas kita layangkan bersama angin dan angan Di tepi pantai waktu senja itu […]

4,970 total views, 4 views today

Ode untuk Kartini

*Oleh: Ranita Sari   Kartini adalah Ibu dari jutaan jiwa-jiwa yang terbelenggu Derap langkah gagahmu Rambut hitam yang tersanggul rapih Satu dari jutaan wanita yang terpilih Kau singsingkan tirai penutup jendela itu Jendela yang kau sebut jembatan ilmu Bukan bambu runcing dan senapan Bukan pula bergerilya di bawah tanah Hanya […]

4,301 total views, 4 views today