Seusai Kepergianmu

Oleh: Ranita Sari* Enam tahun seusai kepergianmu. Tak terasa kini telah di awal tahun. Lagi dan lagi, waktu seakan cepat berlalu. Namun, selama itu hadirmu masih terasa hangat diingatanku. Kenapa ya, rindu seakan tak mau hilang dalam hitungan tahun? Seakan berhutang, mungkin hanya dengan temu rindu bisa dilunaskan. Aku tak […]

 216 total views

Kritik Sang Pendidik

Oleh: Kurnia Setyawan* Hari demi hari terus berlalu Yang takkan bisa dihentikan oleh apapun Seperti sedia kala kita hidup dengan rutinitas Namun kali ini jauh bagai orang asing Yang tak kenal satu dengan lainnya Hanya karena virus kecil Kita pun tak pernah berpikir dengan cara apa menyikapinya Semua pun sepertinya […]

 744 total views

Tembang Penyair Demonstran

Oleh: Ranita Sari* Dibungkam bukan berarti tinggal diam. Sajak demonstrasi tentang para wanita dan lelaki yang tak pernah letih memperjuangkan hak-hak kemanusiaan untuk menuntut keadilan. Berdiri paling gagah di antara sederet manusia yang tak kenal lelah mencari kebenaran, meski seringkali dikecewakan. Para tuan di istana selalu berkoar Bhinneka Tunggal Ika, […]

 1,639 total views

Secarik Surat Untuk Senja

*Oleh: Kurnia Setyawan   Di tepi pantai ku duduk bersamamu Menatap langit berwarna jingga Dengan bersenandung rindu bersama angin membisu Kekosongan pikiranku sudah tak tertahan lagi dalam kalbuku   Pikiranku hanya tentangmu hadir dalam haru Kepada kamu yang kini tak lagi dapat bertemu Rinduku, senyumku padamu Tawamu, tangismu, bahkan candamu […]

 3,703 total views

Hari Kedua Belas Agustus

*Oleh: Ranita Sari   Seseorang membawakanku Seikat bunga di Agustus kesukaanmu Seperti biasa.. Terselip sepucuk surat di dalamnya Darimu Kata demi kata kubaca dengan seksama Seiring detak jantungku yang berirama Terlalu magis, terlalu sederhana Tapi aku suka Suaramu seolah bergema di balik deretan aksara Dan kali ini aksaramu berbisik pelan […]

 5,333 total views