Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil peroleh tiket perempat final All England 2014 usai mengalahkan wakil China pasangan Chai Biao dan Tang Jinhua (sumber :badmintonindonesia.org)
Pasangan ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil peroleh tiket perempat final All England 2014 usai mengalahkan wakil China pasangan Chai Biao dan Tang Jinhua
(sumber :badmintonindonesia.org)
Birmingham, Media Publica – Pasangan Juara Dunia 2013 Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir berhasil melewati babak kedua turnamen All England 2014 di Birmingham. Tontowi dan Liliyana mengalahkan wakil China, Chai Biao dan Tang Jinhua, dengan skor pertandingan 21-19, 21-9.

Pertandingan berlangsung cukup sengit pada gim pertama. Tontowi dan Liliyana yang sudah memimpin jauh 11-3 saat interval, sempat kesulitan menghadapi serangan-serangan Chai dan Tang. Keadaan semakin menegangkan saat Chai dan Tang mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19.

Satu pengembalian Tang yang gagal melewati bibir net memastikan Tontowi dan Liliyana mengamankan gim pertama. Kemenangan pada gim pertama membuat pasangan juara bertahan ini menjadi semakin percaya diri.

Tontowi dan Liliyana melesat hingga 16-5 dan sulit buat Chai dan Tang untuk mengejar ketertinggalan yang terlalu jauh. Tiket babak perempat final pun diamankan pasangan ranking dua dunia ini.

“Waktu poin kami terkejar, kami terburu-buru dan tertekan, sehingga buangan bola kami tidak terkontrol dan masuk ke irama permainan lawan yang kencang. Di poin-poin genting kami fokus lagi dan bisa menang,” kata Liliyana seperti di lansir Badmintonindonesia.org.

“Kemenangan di gim pertama membuat kami lebih enak mainnya di gim kedua. Seperti sudah kami perkirakan bahwa permainan di babak kedua ini lebih berat dari babak pertama. Di babak perempat final pasti lebih berat lagi, tetapi kami tak mau menjadikan ini sebagai beban, jalani saja pertandingan demi pertandingan dengan semaksimal mungkin,” ungkap Liliyana.

Tontowi dan Liliyana menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia yang lolos ke babak delapan besar. Pasangan kakak-adik Markis Kido dan Pia Zebadiah Bernadet yang sedianya berjumpa Tontowi dan Liliyana di perempat final, dihentikan oleh ganda Singapura, Danny Bawa Chrisnanta dan Yu Yan Vanessa Neo, 21-19, 10-21, 18-21.

Sementara itu, di tunggal putra, Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro harus angkat koper lebih awal setelah terhenti di babak pertama dari wakil China. Begitu pun pasangan ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari yang dikalahkan oleh pasangan China, Ma Jin/Tang Yuanting.

Nomor tunggal putri meloloskan dua wakil ke babak kedua. Bellaetrix Manuputty berhasil mengalahkan pemain Bulgaria, Petya Nedelcheva. Sebelumnya, Linda Wenifanetri juga menaklukkan pemain Eropa yaitu Kristina Gavnholt (Republik Ceko) 21-13, 15-21, 21-18.

“Saya sudah sempat menonton pertandingan Kristina di babak kualifikasi. Tetapi agak kaget juga sih waktu merasakan pukulan-pukulannya yang kuat, tenaga lawan besar sekali. Dia juga ulet, bola kemana pun dapat dikembalikan dengan baik,” kata Linda soal pertandingannya.

“Menurut evaluasi bersama pelatih, pada pertandingan tadi, saya kurang berani menyerang. Saya juga banyak tertekan di bola-bola belakang. Ini mesti saya perbaiki pada penampilan saya di babak kedua,” tambah Linda.

Sumber : Kompas.com dan badmintonindonesia.org
Editor : Kris Aji Irawan

 2,686 total views,  6 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.