
Jakarta, Media Publica – Moestopo Jelajah Nusantara, adalah bentuk bakti sosial para mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Prof.Dr.Moestopo Beragama (UPDMB). Kegiatan yang menjadi program kerja rutin senat FKG ini sudah dijalankan sejak tahun 80an dengan nama Moestopo Peduli , kemudian pada tahun 2006 nama kegiatan ini resmi menjadi Moestopo Jelajah Nusantara (MJN).
MJN sendiri bertujuan sebagai bentuk aplikasi dari salah satu Tri Dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat. Kegiatan ini juga memberi manfaat bagi para pesertanya yang merupakan dokter gigi muda, untuk mendapatkan requirement pengabdian masyarakat. Moestopo Jelajah Nusantara biasanya mengambil lokasi di daerah-daerah terpencil diluar pulau Jawa. Kegiatan yang mereka lakukan biasanya meliputi pemeriksaan gigi gratis, penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut atau penelitian mengenai kesehatan gigi dan mulut masyarakat setempat.
Tahun ini kembali para dokter gigi muda tersebut akan mengadakan Moestopo Jelajah Nusantara. Kali ini MJN diselenggarakan di Provinsi Papua Barat khususnya Kabupaten Sorong dan Kabupaten Raja Ampat. “ Disana setelah kami survei pun masih kekurangan untuk tenaga kesehatan gigi dan mulut,”tutur Syarief selaku ketua panitia Moestopo Jelajah Nusantara 2013. Acara ini akan digelar selama lima belas hari, sejak tanggal 29 September- 13 Oktober 2013. Adapun kegiatan yang akan mereka laksanakan selama lima belas hari antara lain seperti, penyuluhan tentang kesehatan gigi dan mulut, pengobatan gigi gratis, kunjungan silahturahmi dengan pemerintah daerah dan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat setempat.
Peserta Moestopo Jelajah Nusantara ini tiap tahun jumlahnya berbeda, bergantung pada kuota yang siap diterima oleh pemerintah daerah yang akan di kunjungi. “Kita menyesuaikan dengan pemerintah daerah siap menerima berapa orang dari moestopo, jadi kita sesuaikan,”jelas Syarief.
Untuk tema MJN tahun ini adalah “ Aplikasi ilmu dan alat kedokteran gigi didaerah terpencil”. Sejak tahun 2006 Moestopo Jelajah Nusantara sudah diselenggarakan di enam kota diantaranya Gorontalo, Kep.Bangka, Kep. Riau, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, dan Maluku Utara.
Menurut Syarief, dari tahun ke tahun pelaksanaan Moestopo Jelajah Nusantara ini tidaklah jauh berbeda. Namun, pada tahun ini akan ada beberapa kegiatan baru seperti bantuan kemanusiaan bagi masyarakat dan penelitian tentang kesehatan gigi dan mulut masyarakat setempat. “ Kalau pelaksanaan tahun ini dari total acaranya itu lebih lama. Jadi selama MJN, ini MJN yang dengan durasi kerja disana paling lama selama 15 hari. Kita juga rencananya akan memberikan bantuan kemanusiaan ke masyarakat setempat.”
Untuk Moestopo Jelajah Nusantara tahun 2013 ini, Syarief berharap agar acara ini berlangsung dengan baik dan dapat membantu masyarakat Kabupaten Sorong dan Kabupaten Raja Ampat khususnya. Kemudian MJN diharapkan dapat lebih merekatkan ikatan kekeluargaan bagi para peserta.
Reporter : Mega Pratiwi
Editor : Mianda Aurani
3,738 total views, 6 views today
