(Sumber: Jakarta Post)
(Sumber: Jakarta Post)

Jakarta, Media Publica – Industri musik Indonesia kehilangan satu putra terbaiknya. Rinto Harahap, musisi legendaris yang terkenal dengan begitu banyak lagu ciptaannya yang masih lekat di telinga kita. Rinto menutup usia pada Senin (9/2) kemarin di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura.

Rinto meninggal setelah berjuang keras terhadap beberapa penyakit yang dideritanya, yakni infeksi paru-paru, komplikasi stroke dan kanker sumsum tulang belakang. Berita wafatnya pencipta lagu ‘Gelas-Gelas Kaca’ ini menimbulkan banyak kesedihan dan doa dari para sesama musisi dan seniman tanah air. Salah satunya, seniman Sudjiwotedjo pun mengutarakan doa dan kesannya terhadap sosok Rinto yang terkenal pendiam ini. “Selamat jalan, Bang Rinto Harahap. Sampai jumpa,” ujar Sudjiwotedjo pada akun Twitternya beberapa waktu lalu.

Hal yang sama pun diutarakan oleh politisi senior Pramono Anung melalui akun Twitter miliknya. “Lagu Bila Kau Seorang Diri, mengingatkan akan banyak hal saat masih remaja. Selamat jalan Bang Rinto Harahap,” tulisnya.

Sebelum meninggal ayahanda dari Cindy Claudia Harahap ini pun sempat mengaku lelah dengan segala penyakit yang menghinggapinya. Hal tersebut diutarakan oleh anak bungsunya, yakni Astri Maria Harahap. “Kami lihat papa berjuang melawan kankernya. Kelihatan sakit sekali, dari mukanya yang capek. Papa bilang ‘Papa capek’,” ujar Astri.

Namun, di balik segala kesedihan yang meliputi keluarga, Astri mengungkapkan bahwa Ia dan keluarga berusaha ikhlas atas kepergian sang Ayah. “Papa sudah tenang, enggak merasakan sakit lagi. Semoga dilapangkan jalannya. Kami semua kehilangan sekali. Aku belum siap tetapi harus ikhlas. Selamat jalan pa, semoga kita segera bertemu lagi,” tutupnya.

Rabu (11/2) ini jenazah disemayamkan di rumah duka yang terletak Jalan Bango 2 Pondok Labu, Jakarta.

 

Sumber: Antara

Editor: Dwi Retnaningtyas

1,076 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *