Sumber  : Antara
Sumber : Antara
Media Publica – Sembilan hari berturut-turut warga Suriah di Aleppo tak mendapat pasokan air. Pasalnya kelompok garis keras telah menguasai dua stasiun pompa air terbesar di kota tersebut. Para gerilyawan ini menghentikan aliran air bersih menuju kota yang dilanda konflik ini dan dialihkan menuju ke Sungai Quiq dan menyia-nyiakannya untuk mencegah warga memperoleh air bersih.

Tiga juta warganya tak mendapat pasokan air minum dan air bersih hingga saat ini. mereka terpaksa harus mencari sumber air yang lain untuk memenuhi kebutuhan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan muncul wabah penyakit bagi warga di Aleppo.

Sebagai pusat ekonomi dan kota terbesar Suriah, Aleppo menjadi sasaran ajang tempur utama antar gerilyawan melawan pasukan pemerintah dalam krisis di negeri tersebut sejak Juni 2012.
“ Mereka menolak kehadiran kelompok pelaku teror bersenjata dan kejahatan mereka terhadap warga sipil,” kata Kementerian Luar Negeri Suriah,seperti yang dilansir antara.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi warganya. Pemerintah Suriah sendiri menegaskan akan segera menangani hal ini dan melakukan berbagai upaya guna memenuhi tuntutan rakyat akan air dengan segala cara.

Sumber : Antara
Editor : Mega Pratiwi

 2,404 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.