Sumber : Komud.com
Sumber : Komud.com

Jakarta, Media Publica – Organisasi adalah suatu perkumpulan yang dibentuk oleh sekumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama. Begitu pula dengan organisasi kampus, yang merupakan perkumpulan dari para mahasiswa yang mempunyai tujuan dan visi yang sama.

Organisasi kampus dapat dijadikan sebagai wadah pembelajaran bagi para mahasiswa dalam berorganisasi.  Menurut Drs. Muminto Arief selaku salah satu dosen Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas. Prof. Dr. Moestopo Beragama. Organisasi merupakan tempat pembelajaran bagi para mahasiswa diluar proses perkuliahan.

Fikom UPDM(B) memiliki lima Wadah Kegiatan Mahasiswa (WKM) dan tiga Lembaga Kedaulatan Mahasiswa (LKM) sebagai bentuk dari organisasi kampus.  Organisasi yang ada dalam lingkup kampus sendiri sekarang sudah semakin marak dan dapat menujukan konsistensi dibidangnya masing. “Dari organisasi yang ada saat ini cukup kreatif, lalu mampu menjawab tantangan mereka ke depan. Karena menurut saya perkembangan organisasi saat ini mempunyai masalah-masalah berbeda dibanding saya dulu dan mereka mampu mengatasi itu dengan cara mereka,” ungkap Dwi Ajeng Widarini S.Sos M.Ikom selaku Kepala Jurusan Jurnalistik.

Namun, banyak mahasiswa yang enggan terjun berorganisasi karena khawatir waktu kuliah akan terganggu oleh kegiatan yang ada dalam organisasi. Salah satunya seperti Carmanita, mahasiswi Fikom angkatan 2012 ini mengaku ingin bergabung dalam organisasi tetapi khawatir akan mengganggu kuliahnya. “Minat sih kalo selama itu gak mengganggu waktu gue di kampus,” terangnya.

Hal ini tentu sangat disayangkan, karena manfaat berorganisasi bagi mahasiswa sangatlah penting. Seperti diungkapkan oleh Bayquni yang juga merupakan salah satu dosen di Fikom UPDM(B), bahwa organisasi itu penting untuk menunjang kehidupan mahasiswa setelah lulus nantinya. Dalam berorganisasi kita akan membiasakan diri untuk bisa bekerjasama dalam tim, mengatur waktu, mampu mengambil keputusan dan bertindak.

Kekhawatiran mahasiswa akan terganggunya waktu kuliah dengan berorganisasi sebenarnya dapat dihindari jika pandai membagi waktu antara kuliah dan berorganisasi. Seperti Gerald yang merupakan salah satu anggota WKM Telefikom Fotografi. Mahasiswa Fikom angkatan 2008 ini mengatakan bahwa komitmen itu diperlukan untuk menjaga kuliah dan berorganisasi tetap lancar. “Komitmen sih, ketika dikelas ya cari pengetahuan tentang komunikasi selama kuliah. Ketika di organisasi lebih gampang apa yang lo dapet dari kelas, lo realisasiin disini, lo praketikin disini. Malah jadi ngebantu bukan ngerepotin,” tukasnya.

Senada dengan Gerald, Rianty Mayang yang menjabat sebagai bendahara Senat Mahasiswa juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya jika sudah terjun kedalam organisasi manajemen waktu itu sangat diperlukan. Bagi mahasiswi Fikom angkatan 2011 ini manfaat yang dirasakan sejak ikut berorganisasi sangat membantunya. “Aku lebih ngerti untuk organisasi, bisa menempatkan diri lah kapan waktu serius dan bercanda, belajar untuk berbicara tapi gak asal ceplas ceplos harus dipikirin dulu sebelum ngomong konsekuensi nya. Dan lebih bisa mengontrol emosi,”tutupnya.

Reporter : Dianty & Mega

2,881 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.