Madura Island Sumber : eastjava.com
Madura Island
Sumber : eastjava.com

Media Publica – Madura, bagi masyarakat Indonesia tentunya tak asing lagi dengan kota yang terkenal dengan hidangan satenya. Tak sedikit masyarakat Indonesia yang menyukai kuliner dari kota ini, hingga Presiden Amerika Serikat, Barack Obama pun menjadikan hidangan sate ini sebagai makanan favoritnya.

Tak hanya dengan kulinernya yang Anda dapat nikmati tetapi keindahan alam kota ini pun dapat dinikmati, seperti keindahan Pantainya dari ketinggian 60 meter di Mercusuar yang terdapat di Pulau Sembilangan, Bangkalan.

Seperti yang diungkapkan oleh salah satu traveler kota ini, pada saat pertama kali mengunjungi Madura traveler ini hanya berniat untuk menikmati santapan “Bebek Sinjay” yang terkenal nikmat. Tetapi setelah itu mereka melanjutkan untuk menikmati keindahan pantai di pulau Madura ini, yaitu di pulau Sembilangan di sekitaran kota Bangkalan.

Seperti bayang-bayang para traveler ini, pada umumnya pantai pastilah memiliki pandangan yang indah, pasir pantai yang putih dan ditemani ombak indah yang menenangkan hati. Tetapi sesaat mereka tiba, pantai ini memiliki keunikan yang membuat mereka penasaran.

Di pantai Sembilangan ini terdapat sebuah mercusuar yang menjulang tinggi dengan dindingnya yang berwarna putih mencolok. Mercusuar ini adalah salah satu objek wisata Bangkalan. Tak sedikit orang yang datang dari luar maupun dalam kota untuk mengunjungi tempat ini.

500 meter menuju  mercusuar ini, jalanannya semakin menyempit, tak beraspal, dan tentunya berbahaya bagi pengunjung. Kemudian, setelah berada di daerah mercusuar ini, para pengunjung dikenakan biaya Rp.3000 untuk parkir dan Rp.2000 per-orang untuk dapat memasuki mercusuar.

Sebelum memasuki mercusuar para traveler akan dijelaskan oleh penjaga bahwa di sini memiliki 17 lantai. Di setiap lantai di mercusuar ini memiliki ketinggian 3 hingga 4 meter, maka dapat diperkirakan mercusuar ini memiliki ketinggian sekitar 50 hingga 60 meter.

Dibagian luar gedung mercusuar ini terdapat sebuah prasasti yang berbahasa Belanda, dari prasasti ini para traveler akan mengetahui tahun dibangun mercusuar ini yaitu tahun 1879.

Setelah memasuki mercusuar para traveler akan dibuat merinding. Didalamnya hanya terdapat sebuah tangga dan lubang tepat ditengah bangunan ini yang konon katanya, di zaman VOC lubang tersebut difungsikan sebagai lift untuk menaik dan menurunkan barang-barang.

Mercusuar yang sudah dibangun ratusan tahun lalu ini terbuat dari lempengan besi, sehingga apabila Anda berada di ketinggian tertentu akan terdengar jelas suara angin yang memasuki celah-celah dari dinding besi ini. Suara angin tersebut menimbulkan suara aneh yang membuat keadaannya semakin mencekam.

Tak terbayangkan lelahnya para traveler saat melalui 17 lantai dengan anak tangga yang sangat banyak, tetapi tak dapat dibohongi setelah berada di puncak gedung ini semua itu terasa terbayarkan oleh pemandangan yang sangat indah, terutama disaat sore hari dimana Anda dapat menikmati pemandangan sunset di Pantai Sembilangan dengan hembusan angin.

Oleh karena itu, tak ada salahnya jika Anda memiliki waktu yang tepat untuk mengunjungi Pantai Sembilangan ini dan menikmati keindahannya dari mercusuar Sembilangan.

Sumber : Detik.com

Editor : Ananda Ratu Ayu Kemuning

 2,218 total views,  4 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.