Sumber : Republika
Sumber : Republika

Mesir, Media Publica – Sejak terjadinya pergolakan politik dan keamanan di Mesir yang hingga kini memanas akibat pengkudetaan oleh pihak Militer kepada Mursi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi mahasiswa Indonesia yang berada di Mesir.

Berdasarkan pemantauan Ketua kekeluargaan Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau (KKM) Muhammad Syukron menjelaskan bahwa hingga saat ini kondisi mahasiswa Indonesia masih terpantau aman, hal tersebut dikarenakan mereka tidak pernah mau untuk ikut serta berdemonstrasi mengenai masalah tersebut hingga turun ke jalan.

Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Fahmy Lukman selaku Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI, sejak jauh hari telah mengingatkan warga dan Mahasiswa Indonesia yang berada di Mesir agar tidak mengikuti aksi turun ke jalan untuk mengikuti kegiatan ormas yang mengarah kepermasalahan politik mesir yang saat ini sedang berada dalam keadaan ricuh.

“Kawan-kawan Mahasiswa sudah waspada. Kita sudah mewanti-wanti mereka akan ada gejolak kembali, cuma kita tidak tahu apa yang akan terjadi beberapa jam bahkan beberapa saat kedepan, wallahu’alam,” ujar Syukron.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa keselamatan dari warga dan Mahasiswa Indonesia sangatlah penting, pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan Kementrian Luar Negeri RI untuk terus memantau kondisi warga dan mahasiswa-nya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap mereka.

“Keselamatan dan keamanan harus tetap nomor satu kepada mahasiswa yang menuntut ilmu di sana,” tegas Nuh.

Hingga saat ini tercatat sejumlah 5.000 Warga Negara Indonesia (WNI) di Mesir dan sebagian besar dari jumlah tersebut adalah mahasiswa. Dengan permasalahan politik yang kacau di Mesir, KBRI belum ada rencana untuk mengevakuasi warga dan mahasiswa yang berada disana. Tetapi, kemungkinan akan ada pemulangan kembali warga Indonesia kembali ke tanah air seperti tahun lalu saat penggulingan mantan Presiden Husni Mubarak, namun setelah kondisi pulih mereka akan diterbangkan kembali ke Mesir.

Editor: Ananda Ratu Ayu Kemuning
Sumber: Republika

 2,347 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.