Sumber : Paloponews.com
Sumber : Paloponews.com

Jakarta,  Media Publica – Meski mendapat banyak kecaman, namun sepertinya pemerintah masih tidak gentar untuk tetap menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Pengamat industri minyak dan gas bumi, Kurtubi, menilai bahwa  rencana kenaikan harga BBM dan memberikan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM hanyalah strategi pencitraan salah satu Partai politik menuju Pemilihan Umum 2014 mendatang.

Selain itu, menurutnya, langkah menaikkan harga BBM sangat tidak tepat karena akan berdampak pada kenaikan harga barang dan jasa. Selain itu, Inflasi juga akan mengalami kenaikan sebesar 7,7 persen- 8 persen.

“Dampak kenaikan BBM tersebut
seolah seperti “dipolitisasi” oleh pemerintah dengan mensyaratkan kenaikan harga BBM dan memberikan dana kompensasi pada masyarakat,” ungkap Kurtubi selaku dosen pengajar di Universitas Ìndonesia ini, Jakarta, Senin (17/07).

Kurtubi juga menegaskan bahwa kenaikan BBM yang dilakukan oleh pemerintah telah membuktikan jika Susilo Bambang Yudhoyono telah gagal dalam pengelolaan minyak mentah. Hal tersebut bisa dilihat dari kapasitas kilang BBM yang tidak pernah bertambah, padahal konsumsi BBM dinegara ini semakin meningkat, lanjutnya.

Konversi BBM ke Gas

Dari asumsi dasar tersebut, Kurtubi sebenarnya telah lama mengingatkan kepada pemerintah agar mencari cara lain sebagai pengganti energi alternatif untuk menggantikan BBM.

Menurutnya, mengkonversi BBM ke gas merupakan alternatif terbaik yang bisa dilakukan oleh pemerintah, namun entah mengapa cara tersebut justru sama sekali tidak dilakukan, malah menurutnya pemerintah seolah lebih suka diintervensi oleh pasar minyak dunia.

“Semua tergantung pengelolaan, kalau dikelola dengan semestinya, negara ini sudah tidak lagi mempunyai masalah terkait BBM, karena negara ini memiliki sumber daya alam yang tinggi,” tutupnya.

 

Reporter : Danny Kosasih

1,232 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.