Okky Eriansyah Foto: dok.pribadi
Okky Eriansyah
Foto: dok.pribadi

Jakarta, Media Publica – Okky Eriansyah, alumni Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Prof.Dr.Moestopo (Beragama) konsentrasi periklanan ini tercatat sebagai lulusan terbaik untuk konsentrasi periklanan tahun 2013 . Sosok pria kelahiran Jakarta, 31 Oktober 1989 silam ini bisa dibilang jarang sekali terdengar aktif di salah satu organisasi. Namun, bukan berarti Ia tidak mempunyai kegiatan atau prestasi semasa mengenyam pendidikan di bangku kuliah. Bahkan saat ini Ia sendiri tengah bekerja sebagai Junior Planner di Ogilvy.

 

Yuk simak hasil wawancara MP dengan Okky, dimana kita bisa mengenal lebih jauh sosok pria satu ini.

 

MP: Bagaimana kehidupan atau keseharian Okky selama dibangku kuliah?

Okky: Keseharianya saya waktu kuliah dulu itu, saya selalu memaksimalkan waktu yang ada buat main bareng teman dan ngobrol sama orang – orang. Jujur saya bukan tipe orang yang gila belajar, waktu belajar saya kalau di dalam kelas saja, kalau di luar itu selalu disempetin untuk ngobrol sama orang, cari informasi di internet, nonton film, atau ikut seminar gitu, buat nambah ilmu yang nggak bisa didapetin di dalam kelas.

 

MP: Pernah ikut atau aktif mengikuti kegiatan apa saja selama dibangku kuliah? baik di dalam maupun di luar kampus?

Okky: Nah, saya juga termasuk orang yang nggak suka terikat suatu organisasi gitu sih, makanya dulu nggak pernah ikut organisasi apapun, baik di kampus maupun di luar kampus. Kalau buat saya yang penting bisa berteman dan ngobrol sama orang – orang yang hidup di organisasi itu saja sudah cukup, jadi kita tetap bisa belajar sama mereka, dan dapat pengalaman dikit – dikitlah. He he.

 

MP: Prestasi apa saja yang pernah diraih selama dibangku kuliah? lomba apa saja yang pernah diikuti? paling berkesan yang mana?

Okky: Prestasi yang pernah diraih waktu kuliah itu, masuk lima besar di PR competition di UNS Solo dan peringkat tiga di BCF Marketing Communication Competition di UNPAD Bandung. Kalau lomba apa saja yang pernah diikuti itu, saya pernah ikut juga lomba print ad dijurnal perempuan, tapi nggak menang, cuma ikut dipamerin karya saya. Kalau nggak salah peringkat tiga juga deh itu. Terus pernah juga ikut BG Award-nya Citra Pariwara, nah yang ini malah nggak masuk sepuluh besar sama sekali. Tapi menurut saya ini yang paling berkesan, gimana saya pertama kali kenal iklan yang sebenarnya, diajarin dunia periklanan yang sebenarnya sama Bang Edo, sampai ketahap Implementasi bareng si Yuda, walaupun nggak menang. Tapi ini yang paling berkesan buat saya, dan ini juga yang men-trigger saya untuk semakin semangat dalam mengeksplor dunia iklan.

 

MP: Manfaat apa saja yang Okky dapatkan dari perlombaan dan kegiatan-kegiatan yang diikuti dibangku kuliah?

Okky: Manfaat yang saya dapat itu, pertama dan paling penting, saya bisa kenal dan dekat sama banyak orang, misalnya kayak Bu Ajeng dan anak – anak MP. Saya bisa dapat ilmu yang nggak bisa didapat dalam kelas, dapat banyak pengalaman, dari mulai deg – degan sampai senangnya. Dan yang paling penting memotivasi diri saya untuk semakin “gila” untuk belajar sih, karena dari situ kita bisa lihat gimana hebatnya orang – orang yang ada di sekitar kita. Disitu saya jadi mikir kalau kita diam saja atau cuma sekedar belajar dari sumber yang sama, kita cuma bakal sama kayak mereka, bahkan ketinggalan jauh.

 

MP: Bagaimana peran orang tua selama ini, khususnya dalam men-support Okky selama dibangku kuliah? Arti keberadaan mereka untuk Okky pribadi seperti apa?

Okky: Peran orang tua menurut saya itu penting banget. Karena buat saya, orang tua motivasi pertama sih, jadi hal ini mendorong saya untuk selalu berusaha untuk sebisa mungkin (red: disetiap kesempatan) bisa banggain ibu saya. Karena setiap jasanya memang tidak bisa terbalaskan, dan mereka juga nggak berharap dibalas, cuma gimana caranya supaya kita bisa bikin mereka untuk tetap senyum aja.

 

MP: Lalu, bagaimana juga dengan orang-orang terdekat lainnya?

Okky: Orang – orang terdekat buat saya juga sangat berharga bangat, dari mulai temen dekat saya yang dari SMP dan SMA, teman kampus, anak MP dan sampai orang – orang yang baru kenal itu menurut saya penting banget peranannnya. Selain buat share kesenangan, mereka itu juga tempat belajar saya. Setiap orang pasti ngasih pelajaran berharga buat saya, dan setiap orang pula yang bisa ngedorong saya untuk semakin lebih. Jujur kadang kan kita nggak mau diremehin orang, dan nggak mau juga kalah dari orang lain, cuma saya ambil dari sisi positifnya aja.

 

MP: Apa yang membuat Okky tertarik terjun di dunia iklan? apakah memang dari awal masuk kuliah sudah mempunyai passion dibidang satu ini?

Okky: Jujur awalnya saya nggak tahu mau ambil apa buat penjurusan, cuma setelah ikut lomba – lomba dan dimana ketika ikut citra pariwara sama Yuda, kita nggak menang apa – apa, sepuluh besar aja juga nggak. He he. Nah, disitu saya mulai nemuin minat dibidang itu, makanya setelah gagal saya itu jadi “gila” untuk explore bidang ini, dari mulai sering baca – baca sampai ikut – ikut seminar/workshop gratis. Dan disitu juga saya nemuin gimana saya pengen jadi Planner setelah ikut kelas akademi berbaginya Shafiq Pontoh. Disitu saya merasa, wah ini saya banget nih, profesi yang asik banget, bisa ngobrol sama orang banyak dan dari situ saya bisa bikin orang – orang itu bergerak, kayak Vendetta.

 

MP: Sebagai seorang Junior Planner, apa saja yang Okky kerjain yang bisa di-share untuk teman – teman mahasiswa, khususnya yang mengambil konsentrasi periklanan ini?

Okky: Hmmm apa ya, mungkin sesuatu yang waktu itu sempet kepikiran ya. Saya coba share ‘5 ways to become fresh-madman’ ya:

a.    Change our perspective

Iklan itu suatu proses, proses problem solving. Jadi bukan hanya sekedar imajinasi, dibalik iklan yang canggih, bagus dan efektif selalu ada insight dan strategy yang kuat. Maka mulai sekarang pola pikir kita harus diubah, bukan ‘bagusnya dibikin kayak gimana ya eksekusinya’, tapi gimana cara nyelesain masalahnya. Itu kita bisa mulai dari masalah kehidupan kita sehari – hari.  Se-simple gimana kita cari cara supaya bisa bangun pagi tanpa harus malas berangkat ke kampus, cari jalan ter-efektif dari rumah ke kampus, dll.

b.    Be a friends with mogul

Coba untuk bisa ngobrol sama orang – orang yang sudah duluan ke bidang periklanan, bisa dari keluarga, teman, senior, dosen, sampai orang – orang handal di periklanan. Gimana caranya bisa kenal orang – orang itu? Se-simple tekan tombol follow orang – orang itu, kalian baca tweet-nya atau beraniin diri untuk nanya sesuatu yang belum kita tahu. Ngobrol sama orang yang sudah masuk duluan juga bagus buat networking kita.

c.     Feed your brain, daily..

Jangan cuma baca perut doang dong dikasih makan, tapi otak kita juga harus dikasih makan. Coba mulai sisihin waktu 15  – 30 menit sehari untuk update dunia periklanan, se-simple baca blog atau baca buku. Aaah tapi malas baca, ya sudah simple-nya nonton video case study campaign iklan. Biar afdol jangan cuma nonton, tapi sambil kita ambil kertas, tulis deh comment kita, dan cari tahu kenapa campaign-nya bisa begitu yah (red: insight-nya apa, message-nya apa sih). Kalau sudah sering, kita ngembangin diri untuk coba bikin case study dari iklan – iklan yang menurut kita menarik.

d.    Get some exercise

Kalau kata filosofi cina “I Hear I Forget, I See I Remember, I Do Understand”, nah makanya nggak cukup kayaknya kalau cuma dengar sama ngelihat doang kan. Mumpung masih kuliah, kan sekarang banyak banget tuh lomba – lomba atau teman yang punya usaha jualan sesuatu, kenapa kita nggak ambil kesempatan? Mulai coba cari lomba – lomba iklan atau marketing communication, atau tawarin diri ke teman yang punya usaha, gimana kalau urusan promosinya kita yang urus. Atau sekalian kita sendiri yang jadi entrepreneur, atau juga kita bikin project sendiri gimana caranya bisa bikin hidup kita lebih senang.

e.    Let’s get laugh

Aduh kayaknya serius banget ya daritadi, nggak bagus kan ya kalau hidup terlalu serius. Makanya kita juga harus bisa hidup santai, harus bisa lebih sering ketawa dari pada sedih. Untuk yang terakhir sih simple banget, selain ngelakuin yang empat tadi, ini se-simple ngelakuin sesuatu yang kalian suka. Dengerin lagu, nonton film, nonton bola, hangout, traveling, clubbing, pacaran kek, genit – genit sama cewek/cowok, ketawa bareng teman, apa saja deh yang kalian senang. Intinya sih bukan cuma hura – hura, tapi GO OUTSIDE AND DISCOVER SOMETHING!!

 

 

Reporter: Desi Widiastuti

MP: Bagaimana peran orang tua selama ini, khususnya dalam men-/p/i

/i

1,130 total views, 8 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.