Secarik Surat Untuk Senja

*Oleh: Kurnia Setyawan   Di tepi pantai ku duduk bersamamu Menatap langit berwarna jingga Dengan bersenandung rindu bersama angin membisu Kekosongan pikiranku sudah tak tertahan lagi dalam kalbuku   Pikiranku hanya tentangmu hadir dalam haru Kepada kamu yang kini tak lagi dapat bertemu Rinduku, senyumku padamu Tawamu, tangismu, bahkan candamu […]

1,608 total views, no views today

Hari Kedua Belas Agustus

*Oleh: Ranita Sari   Seseorang membawakanku Seikat bunga di Agustus kesukaanmu Seperti biasa.. Terselip sepucuk surat di dalamnya Darimu Kata demi kata kubaca dengan seksama Seiring detak jantungku yang berirama Terlalu magis, terlalu sederhana Tapi aku suka Suaramu seolah bergema di balik deretan aksara Dan kali ini aksaramu berbisik pelan […]

3,533 total views, no views today

Cinta Datang di Kala Senja

*Oleh: Kurnia Setyawan Jika nanti aku jadi bertemu denganmu Di pantai itu saat waktu senja tiba Telah kusiapkan secarik surat cinta Lalu apabila telah usai kau baca Ku ingin terbangkan surat cinta itu Dalam bentuk pesawat kertas Lantas kita layangkan bersama angin dan angan Di tepi pantai waktu senja itu […]

3,503 total views, 4 views today

Ode untuk Kartini

*Oleh: Ranita Sari   Kartini adalah Ibu dari jutaan jiwa-jiwa yang terbelenggu Derap langkah gagahmu Rambut hitam yang tersanggul rapih Satu dari jutaan wanita yang terpilih Kau singsingkan tirai penutup jendela itu Jendela yang kau sebut jembatan ilmu Bukan bambu runcing dan senapan Bukan pula bergerilya di bawah tanah Hanya […]

3,040 total views, no views today

Ketika Aksaraku Membentuk Kata Rindu

*Oleh: Ranita Sari   Rindu. Mendengarnya saja hatiku menjadi sendu. Ah, rindu. Malam seolah menjadi tempat terbaik untuk mencari dan menyusun aksara. Lebih sempurna lagi jika rintik hujan ikut berperan di baliknya. Seperti malam ini. Hujan masih menyisakan gerimis nan romantis. Kuberanikan diri untuk menulis dan belajar mengeja kata ‘bahagia’. […]

4,252 total views, no views today