Jakarta, Media Publica – Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan mata kuliah wajib yang harus diambil seluruh mahasiswa. Mata kuliah ini mulai diambil oleh mahasiswa angkatan 2017 Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) (UPDM (B)) tahun akademik 2020/2021. Ketua Program Studi, Dr. Wahyudi M. Pratopo, M.Si, mengatakan ada kebijakan baru pada PKL semester ini. Ia menuturkan mahasiswa yang tidak mendapat tempat PKL bisa menggantinya dengan membuat proyek tersendiri.

“Karena situasi tidak menentu, fakultas memberi kebijaksanaan untuk mahasiswa yang kesulitan mendapat tempat PKL boleh menggantinya dengan membuat project,” ujar Wahyudi saat menghadiri pengarahan PKL melalui teleconference Zoom, Rabu (16/9).

Lebih lanjut, proyek ini diharapkan bisa meringankan beban mahasiswa Fikom untuk mencari tempat PKL. Sebab, di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) banyak kantor atau perusahaan yang tidak menerima anak magang.

Namun, Wahyudi juga berharap para mahasiswa bisa berusaha untuk mencari tempat PKL terlebih dahulu. Alasannya supaya mereka bisa mendapatkan pengalaman lebih dan bisa terjun langsung ke dunia kerja.

Ilustrasi: hipwee.com

Proyek Pengganti PKL Jurnalistik

Bagi mahasiswa jurnalistik yang tidak mendapatkan tempat PKL, Kepala Konsentrasi Jurnalistik, Nasrullah Kusadjibrata, S.Sos. M.Si mengungkapkan beberapa proyek yang bisa dipilih, antara lain: 

  1. Tulisan (Membuat situs berita atau blog)
  2. Social Media Specialist (Twitter, Instagram, Facebook)
  3. Audio (Podcast)
  4. Video (Vlog)
  5. Fotografi
  6. Radio
  7. Gabungan dari beberapa proyek tersebut

Untuk mekanisme kegiatan, Nasrullah mengatakan mahasiswa diberi waktu selama satu bulan untuk berkonsultasi mengenai proyek yang ingin dibuat dengan dosen pembimbing. Kemudian setelah disetujui, mahasiswa melaksanakan kegiatan ini selama dua bulan.

“Kurang lebih sama seperti PKL yang ada di perusahaan, bedanya kalian bangun produk itu sendiri. Jangan sampai salah dan selalu bimbingan supaya kalian bisa lulus,” ujar Nasrullah saat pengarahan PKL melalui teleconference Zoom.

Proyek Pengganti PKL Periklanan

Tak jauh berbeda dengan konsentrasi jurnalistik, proyek PKL konsentrasi periklanan lebih menekankan pada ruang lingkup yang bisa diambil oleh mahasiswa. Ruang lingkup yang bisa diambil antara lain Messaging, Strategic Plan dan Creative.

Untuk Messaging meliputi konstruksi pesan utama berdasarkan big idea, pemilihan media, format pesan berdasarkan pemilihan media, dan media budgeting. Sedangkan Strategic Plan meliputi perencanaan strategi iklan secara menyeluruh, menentukan big idea, scheduling, dan budgeting secara menyeluruh. Terakhir ada Creative, proyek ini meliputi pelaksanaan pesan, pembuatan konten kreatif berdasarkan jenis media, dan creative budgeting.

Untuk mekanisme tidak jauh berbeda dengan konsentrasi jurnalistik, boleh dikerjakan secara individu atau kelompok. Hanya saja, dalam konsentrasi periklanan maksimal tiga orang dalam satu kelompok.

Proyek Pengganti PKL Hubungan Masyarakat

Untuk konsentrasi Hubungan Masyarakat (Humas) memiliki beberapa proyek atau program yang bisa dipilih, antara lain: 

  1. Perencanaan Kampanye Public Relations (PR)
  2. Manajemen Isu, Krisis dan Konflik
  3. Perencanaan Manajemen PR
  4. Marketing PR
  5. Strategi Komunikasi Humas
  6. PR Digital (mengelola akun media sosial)
  7. Corporate Social Responsibility (CSR)

Untuk mekanisme tidak jauh berbeda dengan konsentrasi jurnalistik dan periklanan, yang membedakan adalah adanya indikator penilaian yang sudah diberitahu sebelumnya kepada mahasiswa. Ada empat indikator yang menjadi penilaian, seperti orisinalitas (15%), kesesuaian tema (30%), kedalaman materi (35%), dan manfaat (20%).

Reporter: Dzaky Nurcahyo

Editor: Media Publica

 428 total views,  4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.