Jakarta, Media Publica – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang tak kunjung membaik mendorong gabungan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) (UPDM(B)) untuk membuat gerakan Moestopo Peduli sebagai langkah untuk menggalang dana bantuan. Penggalangan donasi ini diberlakukan sejak tanggal 7 – 19 Mei 2020 dan dikampanyekan secara online.

Poster penggalangan dana bantuan COVID-19 oleh Moestopo Peduli yang diselenggarakan pada 7 – 19 Mei 2020. (Foto: Instagram.com/moestopopeduli)

Adelia Putri Nur Andina, selaku Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa tujuan didirikannya gerakan Moestopo Peduli ini adalah untuk membantu masyarakat kurang mampu dan membagikan hasil donasi kepada orang yang membutuhkan, khususnya yang terdampak dari COVID-19.

“Donasinya berupa barang berbentuk alat pelindung diri (APD) yang akan disalurkan ke puskesmas-puskesmas dan rumah sakit di wilayah Jakarta. Selain itu ada sembilan bahan pokok (Sembako) untuk masyarakat di sekitar kampus (UPDM(B)),” ujar Adelia saat dihubungi Media Publica, Senin (18/5).

Selama dua belas hari donasi dibuka, Moestopo Peduli memperoleh total sumbangan dana sebesar Rp 6.614.000. Dalam mengkampanyekan kegiatan donasi, dibuatlah akun instagram @moestopopeduli yang berisikan poster-poster menarik guna membangun minat donatur serta sebagai pusat informasi kegiatan donasi.

I Gusti Ngurah Bagus Putra Ananta, selaku perwakilan dari FISIP menambahkan bahwa penyaluran donasi akan dilakukan secara langsung dengan mendatangi warga sekitar kampus  serta mengantarkan paket APD ke puskesmas yang membutuhkan. Ia juga menuturkan bahwa kegiatan ini murni diselenggarakan oleh mahasiswa, lebih tepatnya lembaga mahasiswa di tiap fakultas serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Jadi tidak melibatkan dosen maupun karyawan kampus.

“Karena kita sebagai manusia terutama seorang mahasiswa haruslah saling menolong satu sama lain sesuai dengan tri dharma perguruan tinggi juga,” ucap Ananta.

Senada dengan Ananta, Sekar Wangi Astagina selaku perwakilan dari Fikom juga mengatakan bahwa penyaluran donasi akan diberikan ke sekitar masyarakat kampus terlebih dahulu mengingat masih banyak dari mereka yang membutuhkan bantuan.

“Penyaluran kita mau berikan ke sekitar kampus dulu karena banyak dari mereka tidak bisa hanya bekerja dari rumah saja, baru setelah itu kita menyebar ke beberapa wilayah yang dirasa benar-benar butuh bantuan,” tutur Sekar.

Akun instagram @moestopopeduli sebagai sumber informasi kegiatan donasi. (Foto: Instagram.com/moestopopeduli)

Kegiatan donasi ini sempat diperpanjang yang awalnya berakhir pada 18 Mei 2020 ditambah sehari menjadi 19 Mei 2020. Namun, Ananta berujar donasi tidak akan diperpanjang lagi karena pendistribusian donasi akan terlaksana pada tanggal 21 – 22 Mei 2020 jadi dana sudah harus dibelanjakan untuk keperluan donasi.

Reporter: Kurnia Setyawan dan Vanda Larasati*

Editor: Kevino Dwi Velrahga

*Mahasiswi Fikom UPDM(B) angkatan 2018 yang merupakan calon anggota LPM Media Publica.

5,508 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.