1,017 total views, 2 views today

" /> Menikmati Musik sambil Galang Donasi ala UMG Movement - Media Publica
Published On: Mon, Nov 18th, 2019

Menikmati Musik sambil Galang Donasi ala UMG Movement

Share This
Tags

Suasana penampilan Little Lona di acara UMG Movement, Kamis (14/11) di pelataran parkir Kampus 1 Hang Lekir, UPDM(B). (Foto: Media Publica/ Kurnia)

Jakarta, Media Publica – Komunitas Under Moestopo Ground (UMG) kembali menyelenggarakan acara musik pada 13–14 November 2019 di pelataran parkir Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama (UPDM(B)), Jakarta. Acara yang bertajuk ‘Still on The Right
Path’ ini merupakan produk baru dari komunitas UMG dan bertujuan untuk merangkul elemen-elemen yang ada di mahasiswa agar tetap berkreativitas di usia muda.

“Kita buat pergerakan baru karena di tahun 2018 tuh UMG gak ada acara sama sekali. Jadi di tahun 2019 langsung kita buat, ini lho kita punya wadah kreativitas dan ini hasilnya,” ujar Timothy Alden selaku Ketua Pelaksana.

Dalam membuat acara, Timothy menjelaskan keterkaitannya dengan makna judul ‘Still on The Right Path’. Hal ini memiliki arti bahwa UMG masih di jalan yang benar dalam membuat suatu acara, yakni masih menggunakan budaya Do It Yourself (DIY) dengan mengandalkan dana kolektif tanpa bantuan sponsor. Timothy ingin membuktikan bahwa tanpa sponsor pun UMG tetap dapat mengadakan acara yang bagus.

Tak hanya berisi hiburan, UMG Movement yang diselenggarakan kali ini turut andil dalam pengabdian masyarakat dengan membuat penggalangan dana untuk korban Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sebagian daerah Kalimantan dan Sumatera. Timothy mengatakan alasannya memilih isu tersebut karena menurutnya Karhutla merupakan bencana alam yang paling terkini dan sudah terjadi selama bertahun-tahun. Ia ingin memberitahu publik cara mengantisipasinya agar tidak terjadi berulang kali serta ingin menanamkan sikap menghargai lingkungan kepada masyarakat.

Selain itu, UMG Movement yang berlangsung selama dua hari tersebut juga menghadirkan Miss Glam World 2019 sekaligus Duta Lingkungan dan Kehutanan Ratih Ayu Syafriza sebagai pembicara isu Karhutla. Ratih menjelaskan mengenai fenomena kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia serta aspek-aspek apa saja yang menyebabkannya.
“Kebakaran hutan itu kemungkinannya sangat kecil karena faktor alam itu sendiri, manusia lah penyebab terbesar dari hal tersebut. Kritis itu jangan cuma berisik di medsos, tapi juga aksi nyata turun ke lapangan,” ucap Ratih saat sesi gelar wicara mengenai fenomena Karhutla di Indonesia.

Sesi gelar wicara bersama pembicara Ratih Ayu Syafriza sebagai Duta Lingkungan dan Kehutanan, Rabu (13/11). (Foto: Media Publica/Kevino)

Ratih mengapresiasi dan turut senang terhadap mahasiswa Moestopo yang mengangkat isu ini serta memiliki antusias yang tinggi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi mengenai Karhutla di Indonesia saat ini. Ratih berharap, mahasiswa Moestopo akan
tergerak hatinya untuk melakukan penanaman ulang atau reboisasi demi mewujudkan aksi nyata mencintai lingkungan hidup.

Adapun rangkaian acara UMG Movement menampilkan beberapa pertunjukkan musik, teaterikal, pameran, dan gelar wicara. Hari pertama pertunjukan musik dilakukan oleh Nyoi N Roll, Byanca Maheswari, Blackened, WKM Kosmik, Punkcoustic, Bad Attitude, Jongga, The Lapan88 Crew, Bontot. Gelar wicara dilakukan oleh Ratih Ayu Syafriza membicarakan Karhutla 2019 serta Bujangan Urban dan GhebzOi yang berbicara mengenai “Movement In Creativity”.

Di hari kedua, acara ini dimeriahkan oleh Shovelhead, D’Jankriks, The Monk, Teaterikal Merah Hitam, Little Lona, Jax The Accent, Thing, Softcrime, Speak Up, Coba Lo Tanya Panitia (CLTP), The Muatan Lokal, Godplant. Selain itu, terdapat pameran dari WKM Telefikom Fotografi, Under Collage, Gnoberio, Noisendestroy serta live painting oleh Gardu House.

Bernest Husein, Vokalis Little Lona berpendapat, acara seperti ini haruslah tetap berlanjut sampai ke generasi selanjutnya karena merupakan wadah positif untuk mahasiswa berkreativitas. Ia senang diundang tampil di acara ini karena menurutnya tampil di acara UMG Movement seperti tampil di rumah sendiri.

Gua serasa main di rumah sendiri jadi sangat mengapresiasi juga kepada yang udah datang dan support gua, support Little Lona dan support acara ini terutama,” kata Bernest.

Salah satu pengunjung, Donny Alamsyah mengaku menghadiri acara UMG Movement karena tertarik melihat pamflet-pamflet yang bertebaran di kampus dan di sosial media yang mempromosikan acara ini. “Dari kesibukan sehari-hari kita kan merasa jenuh juga, nah ini salah satu tempat buat refreshing diri nih,” ucap Donny.

Senada dengan Donny, Mochamad Surya Atmadja pengunjung lainnya mengatakan acara seperti ini dapat menjadi ajang untuk menghibur diri sekaligus melepas penat masa perkuliahan. “Kebetulan udah lama banget nih gak ada acara musik kayak gini, jadi timing juga buat anak-anak kumpul lagi kasih tahu kalau kampus kita tuh gak mati tetap masih ada,” tutup Surya.

Editor: Dzaky Nurcahyo

Reporter: Kevino Dwi V. & Kurnia Setyawan

1,020 total views, 5 views today

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>