Published On: Sat, Nov 3rd, 2018

Bekal Imajinasi sebagai Kunci Sukses dari Disney

Share This
Tags

Luc Mayrand selaku Creative Executive Walt Diseny Imagineering tengah memaparkan materi seminarnya dalam acara Ideafest 2018 di Gedung Cendrawasih, JCC, Senayan pada Sabtu (27/10). (Foto: Media Publica/Rangga).

Jakarta, Media Publica – Acara Ideafest 2018 tak hanya membawa inovator lokal selama perhelatannya yang telah berlangsung setahun sekali sejak 2011. Para inovator dari luar negeri turut diundang sebagai pembicara dalam acara ini, seperti Casey Neistat Youtuber asal Inggris pada tahun 2017 dan Tan Hooi-Ling selaku Co-founder Grab pada tahun 2016.

Tahun ini tentunya tak kalah menarik seperti perhelatan tahun-tahun sebelumnya, dengan mengusung tema ‘Contribution’ Ideafest 2018 turut mengundang Luc Mayrand selaku Creative Executive Disney. Ia membawakan materi mengenai ‘Behind the Disney’s Magic: Engineering Imagination to a Wholesome Customer Journey’ bertempat di Gedung Cendrawasih, JCC, Senayan, Jakarta pada Sabtu (27/10).

Dalam seminarnya itu, Luc mengakui sangat terkesima dengan sambutan para peserta yang hadir di mana mayoritas dari mereka adalah anak muda Indonesia. Di sela-sela antusiasme tersebut, ia berkesempatan bercerita mengenai pengalaman bekerjanya pada perusahaan Disney dan betapa cintanya Luc bekerja di sana karena dirinya tumbuh dan besar bersama karya-karya garapan Disney.

Luc melanjutkan bahwa dalam duania hiburan perusahaan tempatnya bekerja, Disney, tak hanya menawarkan kepada pelanggan hiburan semata, “ada sesuatu yang lebih penting, yakni menghibur dengan tujuan yang baik. Kami (red: Disney) juga ingin menginspirasi orang-orang lewat hiburan yang kami garap,” katanya lalu diiringi dengan tepuk tangan oleh para peserta.

Selain itu, Luc menambahkan bahwa kunci orang-orang sukses termasuk mereka yang bergelut dalam dunia hiburan termasuk Disney adalah percaya akan potensi dan tidak takut berimajinasi, “Kami (Disney) membuat sesutau yang mustahil menjadi pasti semua berawal dari imajinasi,” akunya.

Cetak Biru dari taman hiburan Pandora yang dipresentasikan oleh Luc Mayrand. (Foto: Media Publica/Rangga).

Luc juga berkesempatan menampilkan cetak biru dari taman hiburan baru yang tengah dikerjakan oleh dirinya dan tim. Adapun nama dari taman hiburan itu, yakni Pandora dengan mengusung tema film Avatar, salah satu waralaba film yang bekerja sama dengan Disney.

Setelah sukses membangun taman hiburan Pirates of the Carribbean di Hong Kong, Pandora merupakan proyek besar yang diharapkan tidak hanya memberikan kesan hiburan bagi penikmatnya. Luc juga memberi kesempatan agar orang-orang dapat melihat proses panjang dari pembuatan taman hiburan megah tersebut.

“Membangun taman hiburan ini sebaik mungkin membutuhkan proses yang panjang dan kami memiliki tim yang dapat bekerja sangat baik untuk merampungkannya. Saat proses pembangunan berlangsung, kami semua bekerja dan memecahkan masalah bersama,” ungkapnya seraya menampilkan cetak biru Pandora.

Ia kembali menekankan dalam membangun tempat wisata luar biasa ini membutuhkan orang-orang yang mampu bekerja sama sebagai tim yang utuh dan memaksimalkan potensi masing-masing.

Disney merupakan perusahaan yang bergelut dalam dunia hiburan dengan beragam inovasi untuk memberdayakan anak muda berkualitas. Hal ini disampaikan Luc bersama dengan tiga poin penting selama ia bekerja untuk Disney.

“Berikut ini adalah hal-hal penting bagi kita semua: Impressive story telling, Imaginative design & Innovative Technology,” ujarnya terkait dengan kunci sukses kreativitas.

Luc menyebutkan Impressive story telling dengan menyampaikan ide yang tak diduga atau out of the box, lalu Imaginative design berawal dari imajinasi dan impian untuk membangun sesuatu yang mustahil menjadi pasti seperti yang diakui oleh Luc bahwa dirinya membangun taman hiburan Pirates of the Carribbean berawal dari angan-angannya, dan Innovative Technology dikaitkan dengan manusia yang mampu memaksimalkan teknologi.

“Kita membutuhkan proses yang panjang untuk membuat segala sesuatu menjadi nyata,” lanjutnya.

Pada sesi akhir seminar, Luc Mayrand berharap bahwa kisah yang dibawakan olehnya dapat menginspirasi para peserta, “Kami membuat sesuatu untuk menginspirasi, oleh karena itu saya berdiri di sini berharap agar kalian dapat terinspirasi dengan pencapaian tersebut. Dan kami akan merasa senang jika kalian bisa bekerja bersama kami dalam perusahaan Disney,” tutupnya.

Reporter: Rangga Dipa Yakti

Editor: Mohammad Thorvy Qalbi

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>