Published On: Wed, Aug 29th, 2018

Rhythm of Silence: Berbagi Rasa dalam Kesunyian

Share This
Tags

Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) saat menampilkan paduan suara menggunakan bahasa isyarat. (Foto: Media Publica/Intan).

Jakarta, Media Publica – Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-21, media audio informasi Binus University (BVoice Radio) mengadakan acara musik pada Sabtu (25/8) di Piazza Gandaria City, Jakarta. Mengusung tema ‘Rhythm of Silence’ BVoice berupaya mengapresiasi teman-teman tuli di Indonesia yang selama ini bisa berkarya dalam keheningan.

Ian Parulian Situmeang selaku Ketua Pelaksana menjelaskan tema yang diangkat memiliki makna bahwa keheningan bukanlah suatu kesedihan. Melalui acara ini, BVoice Radio mengajak para peserta untuk merasakan apa yang selama ini dirasa oleh teman-teman tuli yang hidup dalam keheningan.

“Di setiap keheningan seseorang nggak mesti merasa sedih. Kita punya rasa untuk menikmati keheningan ini. Sebagai radio biasanya kita menyampaikan informasi dan memutarkan musik kepada pendengar melalui audio. Di luar sana masih banyak lho teman-teman yang selama ini hidup dengan keheningan dan tidak bisa merasakan apa yang kita rasakan. That’s why campaign yang kita angkat di acara ini adalah #PeduliTuli sesuai tema kita.” Jelas Ian.

Penampilan dari Defodio yang turut memeriahkan acara BVoice Radio di Piazza Gandaria City, Jakarta. (Foto: Media Publica/Intan).

Acara ini merupakan acara puncak dari penyelenggaraan BVoice 21th Anniversary. Sebelumnya serangkaian acara seperti BSpeak lomba radio dan #PeduliTuli yang merupakan acara lari sejauh 5 km di sepanjang jalan Sudirman telah diselenggarakan pada Februari dan Maret 2018. Sebagai bentuk bantuan dari #PeduliTuli, uang pendaftaran peserta yang mengikuti acara tersebut akan didonasikan kepada Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo).

“#PeduliTuli sebagai campaign yang kita kemas dalam acara sejauh 5 km untuk membantu teman tuli. Uang pendaftaran peserta ini akan didonasikan untuk yayasan tuli yang kami bantu, yaitu Pusbisindo dan dua teman tuli yang akan berangkat ke Argentina untuk konferensi tuli mewakilkan Indonesia,” ujar Ian.

Selain menampilkan acara musik, BVoice Radio juga mengundang teman-teman dari Pusbisindo turut berpartisipasi dalam acara ini. Pusbisindo menampilkan paduan suara dengan cara yang unik yakni menggunakan bahasa isyarat. Sejumlah band dan penyanyi seperti Lightcraft, Div, BiancaDimas, Paul Partohap dan Elephant Kind juga turut memeriahkan perayaan hari jadi BVoice ke-21 tahun ini.

Antusiasme pengunjung yang hadir memberikan respon positif. Salah satunya seperti yang diutarakan oleh Rizki Virani sebagai pengunjung. Menurutnya, acara ini memberitahukan kepada masyarakat bahwa orang tuli juga bisa seperti orang pada umumnya.

“Di zaman sekarang banyak orang yang tidak peduli dengan orang-orang tuli. Padahal kita harus menyamakan semua orang. Dengan Bvoice mengangkat program #PeduliTuli ini dapat membuat orang tuli lebih semangat dan tidak merasa dibedakan” ujar Rizki, mahasiswa Bina Nusantara angkatan 2014.

Senada dengan Rizki, harapan lainnya datang dari Safira Felicia mahasiswa Bina Nusantara angkatan 2015 yang turut menghadiri acara tersebut. “Semoga Anniversary BVoice kedepannya semakin sukses dan keren selalu. Nggak hanya senang-senang saja, tapi dapat membantu orang yang membutuhkan tangan kita,” pungkasnya.

 

Reporter: Intan Chrisna Devi & Robhilia Nanda Saputri

Editor: Ranita Sari

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>