Published On: Tue, Aug 7th, 2018

Trivia: Sisi Lain Sebuah Peristiwa

Share This
Tags

Karya pameris yang dipajang pada Pameran ‘Trivia’ WKM Telefikom Fotografi, Jakarta (4/8). (Foto: Media Publica/Intan).

Jakarta, Media Publica – Wadah Kegiatan Mahasiswa (WKM) Telefikom Fotografi kembali menggelar acara pameran foto yang berjudul “Trivia” di MULA by Galeria Jakarta, Sabtu (4/8). Mengusung tema “Bilik Mata”, pameran ini bertujuan untuk menunjukkan sisi lain dari sebuah fenomena yang tidak terlihat oleh orang lain. Sehingga dapat menumbuhkan pemikiran untuk tidak selalu menilai sesuatu terlalu cepat.

Bagus Fitrianto selaku Ketua Pelaksana, menjelaskan bahwa ide pameran ini berasal dari hasil pemikiran masing-masing pameris yang menginginkan pengunjung untuk merasakan apa yang mereka lihat. Pameris mengeksplor kegelisahannya serta emosi mengenai hal pribadi seseorang. Melalui media foto, pameris menuangkan kreatifitasnya untuk menyampaikan nilai-nilai keindahan seni dalam bentuk visual.

“Kita bikin Trivia ini karena kita nggak ingin orang cuma melihat pamerannya aja dan menganggap sebelah mata cerita si pameris. Karena kebanyakan pameris ini menampilkan tentang cerita-cerita pribadi. Kita ingin memberitahukan kepada pengunjung yang datang ke pameran bahwa ada cerita pribadi di balik foto yang diambil.” Ujar Bagus saat diwawancarai Media Publica, Sabtu (4/8).

Acara yang berlangsung pada 4-10 Agustus 2018 ini diikuti oleh 16 pameris dan menampilkan sebanyak 135 karya foto. Adapun rangkaian acara yang digelar terdiri dari pameran, seminar dan workshop fotografi mengenai ‘How To Get Opportunities in Photography’, ‘How To Be Good Citizen Journalist’, ‘Photo Book’, ‘How To Get Opportunities in Wedding Photography’, serta  workshop ‘Food Photography’.

Pengunjung yang melihat salah satu karya fotografi pameris di MULA by Galeria Jakarta, Sabtu (4/8). (Foto: Media Publica/Safitri).

Bagus mengungkapkan, kendala yang dihadapi selama proses pembuatan acara yakni dalam hal pencarian inspirasi. Sulitnya mengatur jadwal antara pembuat karya dengan penyusunan acara juga menjadi kendala tersendiri. “Kita sebagai pameris juga merangkap menjadi panitia acara, sehingga ada bentrok antara karya dengan acara itu sendiri,” ungkapnya.

Kendati demikian, pada pelaksanaannya pameran ini memperoleh antusias yang cukup besar dari para pengunjung. Bagus berharap, pengunjung menyukai pameran yang diadakan dan menikmatinya hingga perhelatan akbar itu berakhir.

Selain pameran foto akbar, acara ini turut dimeriahkan oleh penampilan dari WKM KOSMIK, Ramadhinara, Daltrey, Soto Car Squad Management, Pemuda Sinarmas dan terdapat live collage oleh Under Collage. Pengunjung juga dapat membeli katalog Trivia yang merupakan hasil foto dari para pameris.

Terkait dengan kemeriahan acara, Yolanda Sasmita dari Snapfotografi Gunadarma menyampaikan pendapatnya, “Pamerannya keren dan diluar ekspetasi. Kebetulan kita satu komunitas juga, dan kalau WKM lain mengadakan pameran kita biasa ikut untuk menambah ilmu dan wawasan.” Ujar Yolanda.

Hal serupa disampaikan oleh Oldie seorang pengunjung yang menganggap tema yang diangkat cukup menarik karena berawal dari kegelisahan pameris. “Harusnya mahasiswa sekarang semakin banyak mempunyai kegelisahan yang bisa dituangkan ke dalam fotonya. Saya juga banyak berharap orang datang ke pameran bukan cuma untuk selfie, tetapi dia juga tahu dan paham konsep pameran itu sendiri,” tutupnya.

Reporter: Intan Chrisna Devi & Safitri Amaliati

Editor: Ranita Sari

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>