Published On: Mon, Feb 19th, 2018

Mengenal Budaya Indonesia dengan Kekinian di Galeri Indonesia Kaya

Share This
Tags

Pintu masuk Galeri Indonesia Kaya di Grand Indonesia, West Mall Lt. 8, Jalan MH Thamrin No.1 Jakarta, (5/2). (Foto: Media Publica/Intan)

Jakarta, Media Publica –  Mengenal kebudayaan Indonesia bisa dilakukan dengan beragam cara, salah satunya adalah dengan berkunjung ke Galeri Indonesia Kaya. Galeri Indonesia Kaya merupakan ruang edutaiment yang mengangkat edukasi dan entertainment berdasarkan teknologi digital. Dengan empat pilar berupa pariwisata, kuliner, kesenian dan tradisi, Galeri Indonesia Kaya ingin menampilkan budaya Indonesia secara kekinian.

Menurut Billy Gamaliel selaku Deputy Program Manager, kurangnya fasilitas yang menarik untuk generasi muda mempelajari budaya Indonesia menjadikan salah satu alasan dibuatnya galeri berbasis multimedia digital dengan menggunakan aplikasi. “Kami mencoba untuk mentransform budaya Indonesia dengan bentuk yang lebih kekinian dengan minat masyarakat khususnya generasi muda jaman sekarang,” tuturnya.

Pembuatan desain batik di postcrad merupakan salah satu aplikasi multimedia digital di Galeri Indonesia Kaya. (Foto: Media Publica/Intan)

Terletak di Grand Indonesia, West Mall Lt. 8, Jalan MH Thamrin No.1 Jakarta, Galeri Indonesia Kaya dilengkapi dengan 15 aplikasi multimedia digital yang semua fasilitasnya dapat dipakai secara gratis. Antara lain terdapat aplikasi virtual reality yang membuat pengunjung dapat menggunakan pakaian adat, menjelajah Indonesia menggunakan balon udara dengan sensor badan. Serta aplikasi untuk membuat dan mendesain postcard batik dengan memilih pola-pola dari daerah tertentu secara instan.

Jika diperhatikan dari interiornya, terlihat jelas bahwa Galeri Indonesia Kaya ingin menampilkan beragam kebudayaan Indonesia. Seperti adanya motif batik kawung dari rotan ringan pada pilar-pilar penyangga, motif batik parang pada tembok kaca di luar audiotorium,  beberapa motif kain batik pada etalase, hingga wayang kulit gunungan yang ada di depan pintu masuk Galeri Indonesia Kaya. Tidak hanya itu, saat memasuki Galeri Indonesia Kaya kita akan dimanjakan dengan alunan lagu-lagu daerah.

Galeri Indonesia Kaya juga menyediakan fasilitas auditorium dengan kapasitas 150 penonton untuk mendukung komunitas dan seniman yang ingin menampilkan karya dan aspirasinya yang berhubungan dengan budaya Indonesia. Auditorium dibuka untuk dipinjamkan kepada komunitas dan seniman manapun untuk menampilkan karyanya setiap hari Selasa hingga Jumat. “Mereka (red-komunitas dan seniman) bisa kirim proposal, kami lihat kesesuainnya dari visi misi kami dengan konten acara mereka dan acaranya nggak boleh komersil harus non komersil,” ujar Billy.

Billy pun mengakhiri wawancara dengan memberikan harapan di tahun yang akan datang dengan menampilkan sesuatu yang baru ke penikmat seni di Galeri Indonesia Kaya dan ingin memperbanyak masyarakat berkunjung untuk memperkenalkan budaya Indonesia agar tidak mudah di klaim negara lain, “Setelah keluar dari sini semoga bertambah pengalaman dan pengetahuannya juga lebih ada kekaguman sama budaya dan negaranya sendiri. Jangan sampe ada satu jenis budaya yang kita tidak ketahui di klaim negara lain.” Pungkasnya.

 

Reporter: Intan Chrisna Devi

Editor: Gieska Cyrilla Calista

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>