Penampilan Band Dongker dalam acara Soundmester Vol.1 di Warung Apresiasi, Bulungan, Jakarta (16/2). Dengan menggunakan atribut unik mulai dari segi kostum dan nuasana musik rock menjadi suatu ciri khas yang dimiliki oleh band tersebut. (Media Publica/Aji)

Jakarta, Media Publica – Mahasiswa Fikom Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) (UPDM(B)) telah selesai menyelenggarakan acara musik Soundmester yang bertempat di Warung Apresiasi, Bulungan, Jakarta (16/2). Acara musik ini selain mengisi waktu liburan semester UPDM(B) juga bertujuan untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas.

“Karena lagi liburan semester maka tersebutlah kita plesetin jadi soundmester. Terutama memang rata-rata yang main band mahasiswa umum yang lagi pengen menunjukkan karya dia dan gua sediakanlah wadahnya,” ujar Dwiyana Putra S. S. selaku Ketua Pelaksana Soundmester Vol. 1.

Berbagai kendala mulai dihadapi oleh Dwi, salah satunya tempat yang sulit untuk dicari. Menurutnya, acara musik yang diisi oleh band rock lokal semakin sulit mendapatkan perhatian dan kurangnya minat dari masyarakat. Hal ini terlihat dari bagaimana susahnya mencari tempat acara Soundmester dikarenakan banyaknya permasalahan dari beberapa aspek tertentu.

Walaupun begitu, Dwi merasa optimis dan positif dalam berjalannya acara Soundmester Vol.1. “Acara ini nggak pakai sponsor ya, pure kolektif dari semua performance. Terus dari panitia, kita patungan dan memang banyakin media partner biar acara ini benar-benar dilihat. Gua mau menunjukkan ini lho event kolektif yang nggak pakai sponsor tapi bisa terselenggara. Tapi kalau kedepannya bisa pakai sponsor kenapa nggak.” Ujarnya.

Beberapa penonton Soundmester berjoged di atas panggung saat The Stoned Brothers tampil, Jakarta (16/2). (Media Publica/Thorvy)

Salah satu pengisi acara Soundmester, yakni Alexanders selaku vokalis Band Disguises, berpendapat bahwa acara seperti ini harus terus diselenggarakan sebab ini menjadi kesempatan bagi band lokal yang baru menerbangkan sayapnya untuk memperkenalkan karya-karya mereka. Alex pun ingin memberikan pesan kepada masyarakat bahwa band-band besar diluar sana pun awalnya dari acara seperti ini.

Acara ini diisi oleh delapan band yang mayoritas bergenre rock yaitu Kecoa Terbang, Dongker, The Stoned Brothers, Disguises, Lune, Toilet Surfers, RABR dan Crunk Guns. Selain penampilan band, ada salah satu solo rapper yang menunjukkan karyanya yaitu Black Dog Kamasutra. Soundmester pun mengadakan games dengan hadiah menarik untuk memberikan hiburan kepada para pengunjung.

Sementara dari pihak pengunjung, Wiwiek Handayani berharap agar panitia dapat membuat lagi acara seperti ini yang mulai sulit ditemukan. Senada dengan Wiwiek, Rafli Sungkar berharap panitia dapat membuat Soundmester Vol. 2 dengan pengisi acara yang lebih seru dan keren. “Semoga ada acara kayak gini yang kedua. Kalau bisa tempatnya di tempat yang luas biar seru ramai-ramai nikmatin musik.” Ujar Rafli.

Dwi berharap dapat membuat acara seperti ini kembali dengan tempat yang lebih bagus dan besar. Ia berpesan kepada para band lokal untuk terus berkarya lewat musik dengan kualitas lirik dan musik yang baik, karena menurutnya dengan kualitas yang baik akan menjanjikan kesuksesan kedepannya.

 

Reporter: Aji Putra Bartowinata & Mohammad Thorvy Qalbi

Editor: Ranita Sari

1,774 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.