Dra. Yuni Retno Dewi M.Si mewakili Dekan Fikom untuk berdialog dengan mahasiswa. (Foto: Media Publica/Rangga)

Jakarta, Media Publica – Setelah menyatakan siap bertanggung jawab apabila Dekan Fikom UPDM(B) tidak kembali ke kampus merah putih, Dra. Yuni Retno Dewi M.Si selaku Dosen Fikom menawarkan untuk mendampingi mahasiswa selama melakukan aksi. Hal ini ia sampaikan pada Selasa (19/12) kepada beberapa perwakilan mahasiswa Fikom.

“Ibu tanyakan ke teman-teman (red-mahasiswa Fikom) mau maju, mau menurunkan, monggo silahkan, mau sendiri apa mau sama Ibu, kalau mau sama Ibu otomatis harus ada hitam di atas putih” tuturnya.  

Yuni mengatakan ingin membantu mahasiswa Fikom sebagai mediator untuk perihal aksi yang tengah berlangsung ini. Dirinya menganggap semua hal memiliki prosedur masing-masing. “Ibu tidak punya wewenang Dekan harus turun, semua adalah yayasan”  tambah Yuni.

Muhammad Miftah Faiz salah satu mahasiswa Fikom mengatakan akan memikirkan tawaran tersebut terlebih dahulu. “Kita tidak mau nanti ibu yang terlibat karena di sini hanya urusan mahasiswa dan Dekan itu pertimbangannya. Kita enggak mau nama ibu jadi ikut ke sini”.

Yuni merasa bahwa tanpa mediator pun tidak ada masalah karena masalah ini merupakan hati nurani mahasiswa, “Oke kalau begitu kata Faiz Ibu tidak perlu datang. Ibu sudah menawarkan solusinya disetujui atau tidak ternyata tidak. Kalau hati nurani teman-teman mau maju, silahkan” tutupnya.

Reporter: Anisa Widiasari

Editor: Mohammad Thorvy Qalbi

1,968 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.