Published On: Fri, Jun 9th, 2017

Memandang Politik Secara Objektif Lewat Media dan Literasi Politik

Mediana Handayani (kanan) selaku moderator seminar “Media dan Literasi Politik” bersama pembicara, Meidyatama Suryodiningrat (kiri) yang diselenggarakan di Lab. Humas, UPDM(B)) pada Senin, (5/6). (Foto: Media Publica/Thorvy).

Jakarta, Media Publica – Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) (UPDM(B)) dari kelas mata kuliah Teori Komunikasi mengadakan seminar yang mengusung tema “Media dan Literasi Politik” bertempat di Laboratorium Humas UPDM(B)) pada Senin (5/6). Dalam seminar itu, turut mengundang Meidyatama Suryodiningrat selaku Pemimpin Redaksi Kantor Berita Antara sebagai pembicara.

Terkait seminar yang diadakan oleh mahasiswa umum, Addin Zulfikar Indrawan yang juga Ketua Pelaksana dari seminar ini menjelaskan bahwa hal tersebut tidak lepas dari tujuan yang melekat dari acara ini, yakni membangkitkan rasa awareness mahasiswa terhadap isu politik yang ada di Indonesia.

“Kita ingin menumbuhkan rasa awareness, gimana kita bisa membuat anak muda nggak bungkam mulut dan menutup mata tentang politik di Indonesia. Singkatnya agar anak muda kritis tentang politik yang ada di Indonesia,” ujar Addin saat dijumpai oleh Media Publica di Lab. Humas.

Addin menambahkan bahwa melalui seminar ini diharapkan dapat digunakan oleh mahasiswa sebagai wadah untuk berdiskusi mengingat pembicara yang diundang adalah orang yang berpengalaman serta memiliki kredibilitas mumpuni terkait seminar yang dilaksanakan bertepatan dengan bulan puasa itu, “Jadi, dalam seminar ini kita bisa tahu mahasiswa perannya dalam politik itu gimana,” lanjutnya.

Selain itu, tujuan dari acara seminar ini adalah agar peserta dapat melihat politik tidak lagi secara subjektif melainkan objektif dengan memanfaatkan data yang didapat dan  tidak langsung mencerna berita yang ada. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Meidyatama Suryodiningrat, di tengah-tengah penyampaian materinya dalam seminar.

Harapan serta tanggapan diutarakan oleh peserta. Salah satunya, Muhammad Iqbal Yuwansyah, salah satu peserta yang juga mahasiswa Fikom angkatan 2015. Ia menanggapi bahwa acara ini bagus dan patut diadakan kembali untuk menambah edukasi bagi peserta.

Berbeda dengan Iqbal Yuwansyah, salah satu peserta yang juga mahasiswa Fikom angkatan 2016, Mizhar Wahyu menyayangkan jalannya acara yang belum terstruktur rapih dan berharap dapat diperbaiki jika seminar diadakan kembali. “Diperhatikan lagi pengorganisasiannya. Karena yang gue lihat kurang teratur dari waktunya yang ngaret sampai gimana melayani pembicaranya yang kurang baik,” ungkap Mizhar diakhir wawancara.

 

Reporter: Rangga Dipa Yakti & Zulfiana Rachmawani

Editor: Anisa Widiasari