Published On: Mon, Feb 6th, 2017

New England Patriots Bawa Pulang Trofi Super Bowl Kelima

Tom Brady merayakan kemenangan Super Bowl bersama anaknya, pada pertandingan final ini merupakan kemenangan kelima Brady bersama New England Patriots di stadion NRG, Houston, Amerika Serikat pada hari Minggu (5/2). (Sumber foto: Todd Rosenberg/NFL).

Tom Brady merayakan kemenangan Super Bowl bersama anaknya, pada pertandingan final ini merupakan kemenangan kelima Brady bersama New England Patriots di stadion NRG, Houston, Amerika Serikat pada hari Minggu (5/2). (Sumber foto: Todd Rosenberg/NFL).

Houston, Media Publica – Final pertandingan American Football atau lebih dikenal Super Bowl mempertemukan perwakilan tim andalan divisi timur New England Patriots yang menjamu perwakilan divisi selatan Atlanta Falcons di stadion NRG, Houston, Amerika Serikat pada, Minggu (5/2) waktu setempat.

Pertandingan yang bertajuk Super Bowl LI ini, merupakan harga mati ‘The Dirty Birds’ julukan bagi tim Atlanta Falcons pasalnya, sejak pertama kali didirikan mereka belum pernah sama sekali membawa pulang gelar Super Bowl. Sementara bagi New England Patriots, kemenangan pada final ini dapat menambah koleksi kelima trofi Super Bowl mereka setelah sebelumnya berhasil mendominasi turnamen National Football League (NFL) selama lebih dari satu dekade.

Pada kuarter pertama Atlanta sangat mendominasi jalannya pertandingan. Pemain kunci mereka yang menempati posisi Quarterback, Matt Ryan, berhasil melakukan lemparan sempurna pada pemain Wide Receiver, Ryan berhasil mencatat operan sebanyak dua dari dua lemparan pada posisi menyerang namun, belum dapat dimaksimalkan oleh para Receiver.

Beruntung, pertahanan ‘The Pats’ julukan bagi tim New England Patriots yang dipimpin oleh pemain muda, Trey Flowers, berhasil membendung serangan Atlanta. Hingga kuarter pertama berakhir, skor sama kuat 0-0 tetap bertahan.

Memasuki kuarter kedua The Pats seperti kehilangan ritme bermain. Serangan demi serangan coba dibangun oleh Quarterback veteran andalan mereka, Tom Brady, namun sayang satu per satu Wide Receiver tidak dapat mengoptimalkan operan Tom Brady sehingga The Pats hampir kehilangan opsi untuk menyerang. Justru The Dirty Birds yang terlebih dahulu unggul lewat touchdown taktis yang dilakukan oleh Devon Freeman.

Berawal dari garis 2nd &1 tepat di depan mulut pertahanan The Pats. Devon Freeman yang telah mencatat 71 yards lari dalam dua kuarter, berhasil membawa bola masuk ke garis touchdown tanpa ada gangguan dari pertahanan lawan. Pemain yang menempati posisi Running Back itu mencetak poin pertama bagi tim Atlanta Falcons setelah sebelumnya berhasil berlari dari jarak 5 yards run to touchdown. The Dirty Birds memimpin skor 0-7 untuk sementara.

Memasuki menit ke-8 kuarter kedua Atlanta kembali memperjarak keadaan. Kali ini lewat kerjasama tim yang sempurna antara Matt Ryan dengan Austin Hooper yang menempati posisi Tight End. Ryan melempar bola ke tempat Hooper yang berlari bebas lepas dari hadangan pemain bertahan The Pats, bola tepat berada di tangannya ketika Hooper mensukseskan sprint 19 yards lalu menusuk langsung ke garis touchdown. Skor 0-14 keunggulan bagi The Dirty Birds.

The Pats semakin kehilangan mental untuk membalikkan keadaan, kali ini karena kesalahan pemain kunci Tom Brady yang salah mengeksekusi operan bola dan direbut oleh Robert Alford, Cornerback Atlanta yang bebas berlari tanpa ada hadangan dari pertahanan The Pats sejauh 82 yards. New England Patriots sempat meraih tiga poin berharga melalui tendangan 41 yards Stephen Gostkowski. Skor 3-21 mewarnai akhir babak pertama final Super Bowl LI.

Lady Gaga penyanyi yang pernah memenangkan penghragaan Golden Globe memeriahkan Halftime Show Super Bowl LI, Lady Gaga mengabadikan dirinya sebelum tampil pada acara itu. (sumber foto: @Superbowl/Twitter).

Lady Gaga penyanyi yang pernah memenangkan penghragaan Golden Globe memeriahkan Halftime Show Super Bowl LI, Lady Gaga mengabadikan dirinya sebelum tampil pada acara itu. (sumber foto: @Superbowl/Twitter).

Pada waktu jeda babak pertama, salah satu tradisi olahraga paling bergengsi di Amerika ini adalah dengan pertunjukan Halftime Show yang dimeriahkan oleh penyanyi papan atas demi meninggalkan kesan hiburan menyenangkan. Tahun ini pemenang Grammy Awards sebanyak enam kali, Lady Gaga, berhasil meramaikan stadion NRG dimana sebelumnya pernah dimeriahkan oleh Coldplay pada tahun 2016 dan Katy Perry, yakni pada tahun 2015. Lady Gaga menyanyikan delapan lagu yang diakhiri oleh Bad Romance, sebelum memulai kembali pertandingan pada babak kedua.

Mencoba Membalikkan Keadaan Di Babak Kedua

The Pats mendapat keuntungan ketika diawal kuarter ketiga bola berada di tangan mereka. Tim yang diasuh oleh Bill Belichick itu bermain lebih terbuka, terbukti saat Tom Brady mencoba peruntungannya melempar bola jauh ke pertahanan lawan, Julian Edelman pemain yang menempati posisi Wide Receiver berhasil membawa bola sejauh 20 yards sebelum akhirnya dijegal pemain bertahan Atlanta sayangnya, keadaan masih belum berubah bagi kubu The Pats.

New England Patriots kembali merugi setelah terjadinya error yang mengganggu pemain bertahan mereka. Atlanta melihat peluang ini dan melakukan touchdown pada jarak sprint 6 yards. Kali ini Tevin Coleman berhasil memaksimalkan operan indah Matt Ryan dan mengelabuhi pertahanan lawan. Skor 3-28 keunggulan bagi Atlanta Falcons.

Memasuki dua menit terakhir sebelum kuarter ketiga berakhir. The Pats mendapat poin touchdown yang berharga lewat sprint 5 yards yang dilakukan oleh James White, setelah ia berhasil memaksimalkan operan pendek Tom Brady. Skor 9-28 menutup kuarter ketiga.

Kuarter keempat menjadi penentu juara bertahan The Pats untuk menjaga asa dalam memenangkan kompetisi ini. Terbukti, Tom Brady dan rekan satu timnya mendapat suntikan energi setelah touchdown pada kuarter sebelumnya. Berawal dari tendangan 33 yards Stephen Gostkowski yang kembali memperkecil ketertinggalan menjadi 12-28. Danny Amendola berhasil melakukan touchdown kedua bagi The Pats ditambah dua poin bonus ketika James White mensukseskan sprint 6 yards sehingga merubah skor menjadi 20-28.

Waktu semakin menipis, Dan Quinn, pelatih Atlanta Falcons tidak ingin tim besutannya gagal meraih Super Bowl. Strategi yang dilakukannya adalah mengganggu konsentrasi lawan dengan time out yang terus dilakukan olehnya. Namun semua itu seolah tidak efektif, memasuki detik 57 The Pats berhasil menyamakan kedudukan menjadi 28-28 melalui touchdown 1 yards James White serta dua poin tambahan lewat tangan Danny Amendola.

Pemain New England Patriots, James White, diserbu oleh pemain bertahan Atlanta Falcons ketika mencoba untuk mencetak Touchdown penentu kemenangan. (sumber foto: @NFL/Twitter).

Pemain New England Patriots, James White, diserbu oleh pemain bertahan Atlanta Falcons ketika mencoba untuk mencetak Touchdown penentu kemenangan. (sumber foto: @NFL/Twitter).

Pertandingan Super Bowl yang ke-51 ini merupakan final yang paling sengit dimana baru pertama kali sepanjang sejarah Super Bowl, pertandingan final harus dilanjut hingga babak Overtime. Peraturannya, kedua tim yang melakukan touchdown pertama akan menang.

The Pats mendapat keuntungan karena mereka memegang bola pertama. Tensi pertandingan terasa semakin memanas, kedua tim memiliki mimpi demi memenangkan Super Bowl itu. Hingga akhirnya, New England Patriots keluar sebagai juara setelah James White melakukan touchdown pada jarak 2 yards membuat tim asal Massachusetts itu membawa pulang trofi Super Bowl kelima mereka dengan perolehan kemenangan 34-28.

Pada pertandingan tersebut Tom Brady berhasil mencatat 2 assist touchdown dan 1 interception serta James White memperoleh 1 touchdown dengan tambahan 110 yards sprint. Sementara di kubu Atlanta Falcons Matt Ryan mencatat 2 assist touchdown sementara rekannya Devon Freeman mencatat 75 yards sprint serta 1 touchdown.

 

 

 

 

Reporter: Rangga Dipa Yakti

Editor: Anisa Widiasari