Published On: Mon, Jun 20th, 2016

Cleveland Berhasil Juarai NBA Setelah Penantian Selama 52 Tahun

LeBron James merayakan kemenangan gelar NBA musim 2015/2016 bersama rekan satu timnya setelah Cleveland Cavaliers berhasil mengalahkan Golden State Warriors dengan skor 93-89 di Oracle Arena, Oakland, AS (20/6). (Sumber foto: nba.com)

LeBron James merayakan kemenangan gelar NBA musim 2015/2016 bersama rekan satu timnya setelah Cleveland Cavaliers berhasil mengalahkan Golden State Warriors dengan skor 93-89 di Oracle Arena, Oakland, AS (20/6). (Sumber foto: nba.com)

Amerika Serikat, Media Publica – Cleveland Cavaliers keluar sebagai juara NBA musim 2015/2016, setelah melewati tujuh seri sengit menghadapi Golden State Warriors dengan kemenangan 93-89 pada game akhir dan agregat 4-3. Awalnya para punggawa Cavaliers kesulitan menghadapi tim asal San Fransisco itu, harapan juara sempat pupus karena Warriors berhasil memimpin seri dengan agregat 3-1.

Namun LeBron James dan kawan-kawan berhasil membalikkan keadaan serta membawa pulang gelar juara NBA bagi tim Cleveland Cavaliers setelah 52 tahun puasa gelar di ajang tertinggi basket dunia tersebut.

Dalam pertandingan seri ketujuh ini, baik Warriors maupun Cavaliers telah mengantongi agregat 3-3. Masing-masing dari kedua tim memiliki pemain kunci, yakni LeBron James untuk Cavaliers dan Stephen Curry di kubu Warriors. Bagi Golden State Warriors, keuntungan sebenarnya berada di pihak mereka karena bermain di kandang sendiri yaitu di Oracle Arena, California.

Pada kuarter pertama permainan berlangsung cepat, terbukti Cavaliers berhasil menyeimbangkan tempo bermain para punggawa Warriors yang dikenal lincah bahkan berhasil memimpin kedudukan hingga kuarter pertama habis dengan skor 23-22, Kyrie Irving menjadi motor serangan pada kuartet tersebut.

Memasuki kuarter kedua Cavaliers belum merubah seutuhnya strategi mereka, tim besutan Tyronn Lue tersebut masih mengandalkan LeBron sebagai Forward dan Irving pada posisi Point Guard. Warriors sempat membalikkan kedudukkan melalui jump shot Shaun Livingston dan three-point shot Draymond Green. Namun, Cleveland berhasil memimpin kembali lewat tembakkan apik Iman Shumpert dan merubah skor menjadi 33-32. Tidak ingin dipermalukan di hadapan pendukungnya, pelatih Warriors Steve Kerr kembali memasukkan Curry bersama Leandro Barbosa di penghujung kuartet kedua dan terbukti mereka berhasil unggul dengan skor 47-40 setelah Barbosa melesatkan tembakan tiga angka yang membuat pertandingan kembali sengit.

Tempo permainan pada kuarter ketiga masih terbilang cepat, J.R Smith memperkecil ketertinggalan menjadi 46-49 setelah tembakkan dua poinnya masuk. Pada detik akhir kuartee ketiga, akhirnya Warriors berhasil memimpin lewat lay-up Andre Iguadola dan merubah skor menjadi 76-75 keunggulan bagi Warriors.

Pada kuarter akhir, kedua tim semakin agresif dalam permainannya, LeBron kembali membuat timnya memimpin setelah tembakan dua poinnya melesat ke ring Warriors. Kedua tim terus melancarkan serangan, pertandingan terus berjalan ketat hingga memasuki penghujung kuarter keempat dan skor tertahan pada 89-89. Akhirnya Cavaliers keluar sebagai juara setelah tembakkan tiga poin Irving dan satu free-throw LeBron merubah skor menjadi 93-89.

Pada pertandingan ini, Lebron James berhasil mencetak 27 angka, 11 rebound dan 11 assist disusul oleh rekannya Kyrie Irving yang mencetak 26 angka serta 6 rebound. Sementara di kubu Golden State Warriors, Draymond Green berhasil memasukkan 32 angka, 15 rebounds dan 9 assist.

Reporter : Rangga Dipa Yakti

Editor : Mega Pratiwi