Published On: Mon, Jun 6th, 2016

Matsutomo dan Takanashi Juarai Final Ganda Putri

 

Misaki Matsutomo & Ayaka Takanashi berhasil memenangkan final ganda putri BCA Indonesia Oper Super Series 2016, Minggu (05/6).

Misaki Matsutomo & Ayaka Takanashi berhasil memenangkan final ganda putri BCA Indonesia Oper Super Series 2016, Minggu (05/6).

Jakarta, Media Publica – Ganda putri asal Jepang, Misaki Matsutomo/Ayaka Takanashi bertemu lawan tangguh asal Tiongkok, Tang Yuanting/Yu Yang dalam BCA Indonesia Open Super Series di Istora Senayan, Minggu (05/06). Misaki Matsutomo/Ayaka Takanashi berhasil memimpin interval set pertama dengan skor 11-4. Reli panjang dan sengit terus terjadi sepanjang pertandingan set pertama, 43 pukulan terbanyak menghiasi jalannya pertandingan. Tidak dapat menyusul perolehan angka, pasangan asal Tiongkok Tiang Yuanting/Yu Yang harus mengalah dengan skor 21-15.

Penurunan performa ganda putri asal Jepang terjadi di set kedua. Memanfaatkan keadaan, pasangan Tiongkok terus bermain sangat argesif dan menekan.Alhasil pasangan peringkat 3 dunia Tang Yuanting/Yu Yang berhasil memimpin mudah interval set kedua dengan skor 11-1. Pasangan nomor 1 dunia asal Jepang tidak dapat memperbaiki performa di set kedua sehingga tertinggal 10 angka dari pasangan Tiongkok. Tidak mampu mengejar, pasangan Jepang harus menelan pil pahit di set kedua dengan skor 21-8.

Reli singkat dengan pukulan smash mematikan antara kedua pasangan mewarnai jalannya pertandingan set terakhir. Set ketiga berjalan lebih menegangkan, ganda putri asal Jepang kembali bangkit dan terus mengejar perolehan angka. Namun, kesalahan dari pasangan Jepang menutup interval set ketiga dengan skor 11-8.

Permainan agresif dengan smash terus dilancarkan oleh kedua pasangan, ketahanan mental dan fisik menjadi pertaruhan di set ketiga antara ganda putri Jepang dan Tiongkok. Kejar-kejaran angka terjadi sengit antar kedua pasangan. Namun, kerja keras pasangan Jepang berhasil mengembalikan keadaan dan memenangkan set ketiga dengan skor 21-15.

 

Reporter : Mohammad Thorvy Qolbi

Editor : Mega Pratiwi