Published On: Sat, Feb 13th, 2016

Terhambat Dana, Rio Haryanto Tetap Optimis Tembus Formula 1

Rio Haryanto mengangkat trofi atas kemenangannya pada ajang sprint race GP2 di Spielberg, Austria, 2015 lalu. Rio pun berharap dapat bertanding di turnamen balap kelas dunia, Formula 1. (Sumber Foto: Kompas.com)

Rio Haryanto mengangkat trofi atas kemenangannya pada ajang sprint race GP2 di Spielberg, Austria, 2015 lalu. Rio pun berharap dapat bertanding di turnamen balap kelas dunia, Formula 1. (Sumber Foto: Kompas.com)

Jakarta, Media Publica – Kesempatan Pembalap Indonesia Rio Haryanto untuk mengikuti Formula 1 belum mencapai titik terang. Rio masih kesulitan untuk membayar biaya operasional balapan kepada Manor Racing, calon tim Rio di Formula 1. Namun, pihak Manor Racing masih memberikan kesempatan kepada Rio untuk bergabung menjadi timnya di ajang balap kelas dunia ini.

Sebelumnya, Manor memberikan tenggat waktu untuk membayar dana muka pada 20 Desember lalu. Tim asal Inggris ini pun kini masih menunggu dengan memberikan toleransi hingga akhir Februari 2016.

Biaya operasional tersebut sebesar 15 juta euro atau 228 miliar rupiah untuk setahun. Namun, Rio setidaknya harus membayar setoran pertama sebesar tiga juta euro, sebelum Manor memulai latihan musim ini pada 21 Februari 2016.

Pertamina, menjadi salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bersedia memberi dana sebesar lima juta euro. Tak hanya itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Dewan Olahraga Nasional (KONI) turut mendukung Rio dengan dana sebesar 7,4 juta euro atau 100 miliar rupiah.

Rio juga mencoba bernegosiasi dengan beberapa perusahaan swasta untuk mendapatkan dana demi menembus Formula 1. “Kami masih terus berusaha. Semoga dengan adanya pihak swasta ini, kami bisa terbantu mengingat ini tidak harus melalui birokrasi yang tinggi (red-rumit),” ujar Rio seperti yang dilansir di Tempo, Sabtu (13/2).

Kamis (11/2) lalu, Direktur Pelaksana Manor Abdulla Boulsien datang ke Jakarta untuk menemui Rio dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendiskusikan hal tersebut. Bagi Rio, kedatangan perwakilan tim asal inggris itu menjadi bukti minat mereka yang tinggi kepada pembalap yang memiliki pencapaian memuaskan di seri GP2, ajang balapan setingkat di bawah Formula 1.

“Saya berterimakasih kepada Manor yang memberikan perpanjang waktu hingga saat ini masih ada satu kursi tim Manor yang kosong. Kami akan terus berjuang untuk mendapatkan itu,” ujarnya.

Sumber: Tempo & Jakarta Post

Editor: Rarasati Anindita