Published On: Sat, Jan 2nd, 2016

2016 Berpotensi Besar Bagi Bisnis Startup Indonesia

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, Media Publica – Pada era globalisasi ini kita sudah tidak asing lagi dengan beberapa perusahaan yang memadukan bisnis dengan bidang Ilmu Teknologi, yakni startup. Perkembangan startup sangat pesat 1-2 tahun akhir ini dan terdapat lebih dari 1.500 technology startup yang ada di Indonesia.

Klasifikasi startup bisa dilakukan berdasarkan bisnis model maupun platform. Dari bisnis model tersebut terdapat B2B (Businessto Business), B2C (Business to Consumer), B2B2C (Business to Business to Consumer), C2C (Consumer to Consumer). Dan dari platform juga terdapat startup berbasis platform mobile web, mobile apps dan desktop webStartup bisa kita bagi dalam beberapa kategori diantaranya, yaitu retail ecommerce, market place, classified, social media, messaging platform, game, fintech (financial technology), internet of things (IoT) dan lain-lain.

Menurut Alif Priyono sebagai Country Manager Indonesia di Brandtone, sebuah perusahaan teknologi marketing berbasis di Irlandia, Perkembangan startup di Indonesia pada tahun ini sudah sangat pesat. “Saya yakin tahun ini (red-2015) lebih dari 1.500 technology startup di Indonesia. Banyak startup yang tidak terliput oleh media, terutama startup yang tumbuh di luar jakarta. Tahun depan (red-2016) saya yakin akan lebih banyak lagi,” ujarnya saat ditemui Media Publica.

Selain itu, bisnis startup akan terus berkembang di tahun 2016 karena internet user base yang besar dan pertumbuhan yang cepat serta adopsi teknologi yang sangat tinggi, terutama pada anak-anak muda fresh graduate memiliki pengaruh yang sangat besar dalam perkembangan startup di Indonesia.

Perkembangan startup saat ini sangat berguna dan memberikan pengaruh positif bagi yang menggunakannya secara benar. Bagi Diah Ayu Fitria Arini, mahasiswi tingkat akhir di Universitas Diponegoro merasa terbantu dengan perkembangan teknologi internet yang membuka peluang bisnis. “Pribadi sih saya pun bisa menjalankan bisnis online saya dengan lancar karena adanya perusahaan seperti ini”, ungkap Diah Ayu Fitria Arini seorang mahasiswi tingkat akhir di Universitas Diponegoro.

Pertumbuhan startup tidak jauh dari persoalan teknologi dan semangat yanng tinggi oleh pengusaha khususnya pada anak muda. Bagi pemula dalam bisnis startup harus bisa memperhatikan beberapa faktor yang menyebabkan startup teknologi mengalami kegagalan. Kegagalan tersebut disebabkan karena mis-manajemen, kompetisi yang terlalu ketat, pengelolaan modal yang tidak baik dan persiapan market yang belum memadai.

Alif memberikan saran bahwa sebelum startup diluncurkan dalam skala besar, dilakukan terlebih dahulu percobaan ke pasar. Apakah market membutuhkan produk atau jasa yang kita buat atau tidak? Jika butuh, seberapa besar kebutuhan itu? Dengan demikian, kita bisa melakukan penilaian kelayakan sebelum startup tersebut kita luncurkan dalam skala besar.

Alif menambahkan 2016 ini menjadi peluang yang besar bagi para mahasiswa untuk memulai bisnis startup, “Bagi teman-teman yang masih dibangku kuliah, akan lulus ataupun fresh graduate, sekarang adalah saat yang tepat untuk memulai bisnis. Bangun jiwa entrepreneurship anda dan lakukan eksekusi hari ini. Pertumbuhan startup teknologi di Indonesia sangat pesat, pastikan anda adalah salah satu di dalamnya dan mari kita jadikan satartup lokal menjadi tuan di negeri sendiri,” tutup Alif.

Reporter : Desi Nurhayati Tanjung dan Ananda Ratu Ayu Kemuning

Editor : Prasriana Fitriesti