Published On: Sun, Dec 27th, 2015

Tepat dalam Berpakaian Saat Interview Kerja

Ilustrasi (Sumber: graphic.com)

Ilustrasi (Sumber: graphic.com)

Jakarta, Media Publica – Tidak dipungkiri kesan pertama memiliki dampak besar terutama dalam wawancara pekerjaan. Penampilan menjadi aspek terpenting disamping harus mempersiapkan mental diri kita. Selain dinilai oleh perusahaan, ini juga merupakan kesempatan untuk merepresentasikan diri Anda kepada perusahaan. Tak hanya itu, perhatikan pula latar belakang dan bidang perusahaan tersebut sebagai pertimbangan Anda dalam berpenampilan. Berikut beberapa referensi dalam berpenampilan untuk wawancara kerja.

1. Sesuaikan dengan latar belakang perusahaan

Anda dapat mengekspresikan gaya namun jangan lupa untuk menyesuaikan dengan latar belakang perusahaan. Contohnya jika Anda mendaftar di majalah remaja, Anda dapat mengenakan pakaian modis yang terkesan ‘muda’ layaknya blus berwarna pastel. Namun jika Anda mendaftar di perusahaan desain grafis, Anda dapat mengenakan pakaian simple nan rapih seperti celana chino dan kemeja. Pilihlah pakaian yang tidak terlalu terbuka dan tetap sopan.

2. Tinggalkan celana jeans dan kaos

Baik di sektor pekerjaan yang dianggap formal maupun santai, Anda sebaiknya tidak mengenakan jeans dan kaos. Dua item tersebut akan memberi kesan malas dan tidak profesional yang tentunya bukan sesuatu yang dicari oleh sebuah perusahaan. Gunakan pakaian setelan yang memiliki kesan rapi seperti kemeja, maupun blazer. Blus cantik dan unik dapat menjadi pilihan yang lebih baik dibanding kaos. Untuk bawahan, celana bahan dengan berbagai model potongan dan gaya dapat menjadi pilihan alternatif pengganti celana jeans.

3. Legging bukanlah ‘celana’

Kesalahan terbesar dalam memilih pakaian adalah mengenakan legging. Banyak wanita yang memakai celana berbahan ketat ini sebagai pakaian luar. Namun nyatanya legging memiliki fungsi sebagai pakaian dalam. Legging hanya dapat diterima jika dikenakan untuk berolahraga atau sedang bersantai di rumah. Rok pensil yang simpel dapat menjadi pilihan Anda dibanding memakai celana ketat ini. Pilihlah rok yang panjangnya minimal selutut dan tidak terlalu ketat agar Anda tetap nyaman.

4. Cermatlah dalam memilih warna pakaian

Pewawancara biasanya memahami konsep warna dengan baik dimana warna yang Anda pilih dapat mengatakan banyak hal tentang diri Anda. Warna biru merupakan salah satu warna terbaik untuk dikenakan yang menunjukkan rasa  percaya diri. Selain itu, warna merah yang menunjukkan  keberanian, semangat, dan energi yang besar dan warna coklat menunjukkan orang yang dapat diandalkan. Pada warna putih memberikan kesan well-organized pada orang yang mengenakannya, sedangkan warna abu-abu menunjukkan kemampuan analisis yang baik dan  mampu berpikir logis.

5. Jangan lupa untuk menata rambut

Setelah semua pakaian rapih, jangan lupakan rambut Anda. Untuk pria, tatalah rapi dengan sisir, apabila rambut sulit diatur pakailah gel rambut. Sementara untuk wanita Anda dapat menggerai jika rambut Anda tidak terlalu panjang dan juga rapi. Untuk rambut yang panjang lebih baik diikat agar tidak repot sendiri dengan rambut ketika wawancara berlangsung.

Demikian tips dalam berpenampilan yang dapat Anda terapkan ketika ingin wawancara pekerjaan. Penting bagi Anda untuk mengenal perusahaan yang dituju agar tidak salah dalam berpenampilan untuk memberikan kesan pertama yang baik. Selamat mencoba!

 

Sumber: hipwee.com

Editor: Anisa Widiasari