Published On: Tue, Nov 3rd, 2015

Tren Busana Muslim di Mata Alia Khan

Alia Khan sebagai founder dan chairwoman Islamic Fashion Design Council (ICDC). (Sumber foto: ifdcouncil.org)

Alia Khan sebagai founder dan chairwoman Islamic Fashion Design Council (ICDC).
(Sumber foto: ifdcouncil.org)

Jakarta, Media Publica – Perkembangan busana muslim telah berkembang sangat pesat belakangan ini. Tidak hanya di Indonesia, namun juga mancanegara. Dapat dikatakan cara berpakaian wanita muslim pada era ini yang terlihat elegan dan stylish namun simpel, telah banyak merubah dunia mode dan tidak jarang memberi pengaruh bagi para desainer dunia.

Alia Khan sebagai founder dan chairwoman dari Islamic Fashion Design Council (IFDC) saat ditemui di Jakarta Fashion Week (JFW) 2016 pada hari Rabu (28/10) lalu berpendapat bahwa desainer muslim di Indonesia berpotensi menjadi pengaruh global bagi dunia mode Islam. Menurutnya, ada satu alasan yang menjadi penghalang untuk terwujudnya hal tersebut, yakni kurangnya pemaparan dan wadah yang dapat mendukung mereka.

“Menurut saya di Indonesia merupakan islamic fashion tercantik yang pernah saya lihat dan sangat beragam. Jadi jika anda berasal dari negara lain anda dapat dengan mudah menemukan sesuatu dari perancang Indonesia dan akan cocok dengan budaya anda karena cara mereka membuat pakaian dan cara mereka menunjukan kreativitas dan kejeniusan tentunya sangat cantik. Saya tidak dapat melihat pasar yang tidak akan menyukai pekerjaan mereka,” tutur wanita yang dibesarkan di Canada dan Amerika ini.

Dalam acara JFW 2016 yang digelar pada tanggal 24 sampai 30 Oktober 2015 tersebut memiliki komitmen untuk mempromosikan potensi industri busana muslim ke mancanegara. Hal ini dilakukan dengan mengundang IFDC serta para desainernya yaitu Amber Feroz dan Tahir Sultan untuk membahas tren yang disebut modest wear. Amber Feroz sendiri ialah perancang dari Dubai yang membuat busana muslim menjadi konvensional dan edgy, sedangkan Tahir Sultan perancang dari Kuwait dengan kreasi busana ready to wear yang stylish.

Jika berbicara tentang sosok yang cocok untuk menjadi ikon islamic fashion, bagi Alia itu adalah wanita yang sehari-hari Anda temui. Sebab, setiap wanita memiliki kreativitasnya mereka masing-masing yang dutuangkan ke dalam cara berpakaiannya masing-masing yang unik.

“Anda akan mendapat banyak inspirasi dari mereka dan begitulah intinya. Sekarang tidak lagi mengenai selebriti tetapi menemukan sisi pemimpin dari setiap diri Anda”.

Melalui pesan tersebut pula, Alia menyisipkan pesan bahwa jangan pernah takut untuk berpenampilan apa yang menurut diri kita sendiri benar. Kuncinya adalah selalu mengikuti nilai dan perimeter hidup kita selama berpakaian. Pesan yang terakhir ialah jangan mengikuti tren yang sudah ada, karena kita memiliki semuanya di dalam diri kita.

Reporter: Anisa Widiasari
Editor: Dianty Utari Syam