Published On: Sun, Sep 13th, 2015

Pertarungan Mengalahkan Krisis dalam PR War

Judul Buku: PR WAR Penulis: Firsan Nova Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia Jumlah Halaman: 302

Judul Buku: PR WAR
Penulis: Firsan Nova
Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia
Jumlah Halaman: 302

Media Publica – Krisis dan isu sering kita alami dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa dipungkiri, krisis dan isu juga sering melanda suatu organisasi atau perusahaan. Untuk mengatasinya, sebuah organisasi membutuhkan tim krisis yang bertanggung jawab menangani suatu krisis.

Menurut Firsan Nova dalam buku PR WAR menyatakan krisis adalah setiap peristiwa (event) yang kehadirannya dapat membahayakan atau mengancam citra, reputasi, ataupun stabilitas keuangan suatu organisasi. Sedangkan isu adalah peristiwa yang terjadi di luar kendali perusahaan, yang berdampak pada tujuan strategis perusahaan, core business-nya, dan keberadaan perusahan yang mungkin memerlukan respon tertentu dari perusahaan.

Firsan menjelaskan bahwa tahap awal terjadinya krisis akan melanda suatu perusahaan itu dikarenakan oleh isu. Jika isu yang melanda di perusahaan tersebut tidak cepat ditangani oleh suatu perusahaan, maka krisis akan melanda. Dari penjelasan di atas, sangatlah jelas bahwa krisis sangat merugikan bagi suatu perusahaan atau organisasi karena mengganggu stabilitas atau keberlangsungan perusahaan atau organisasi tersebut.

Pengarang sangatlah jelas mengajarkan kepada kita bagaimana cara menangani suatu krisis dan isu di dalam buku ini. Salah satunya yaitu merebut simpati publik atau pentingnya memahami publik, karena publik memiliki tekanan yang sangat kuat untuk suatu perusahaan atau organisasi. Dengan mendengarkan dan memahami publik, tim krisis dapat selaras antara kepentingan perusahaan atau organisasi dengan harapan yang diinginkan oleh publik.

Pada bab 7 dalam buku PR WAR menjelaskan pentingnya menjalin suatu hubungan baik terhadap media massa, baik sebelum dan setelah terjadinya krisis. Cara yang dilakukan dengan membangun hubungan baik sebelum krisis terjadi dan memahami peran media saat krisis terjadi. Hal tersebut bertujuan pertama, memperoleh publisitas seluas mungkin tentang kegiatan serta langkah organissasi yang dianggap baik untuk diketahui publik. Kedua, memperoleh tempat dalam pemeberitaan media secara objektif, wajar, dan berimbang mengenai hal-hal yang menguntungkan organisasi. Ketiga, memperoleh umpan balik mengenai upaya dan kegiatan organisasi. Dan terakhir, melengkapi data bagi pemimpin organisasi untuk keperluan kebijaksanaan.

Dalam buku ini juga, penulis memberikan suatu informasi mengenai kode etik seorang public relations (humas), kode etik profesi , kode tingkah laku humas, serta kode etik jurnalistik.

Buku PR WAR terbagi oleh beberapa bab dengan beragam topik bahasan mengenai manajemen isu dan krisis. Pembaca juga disuguhkan dengan berbagai macam contoh kasus sehingga memudahkan mereka dalam memahami buku ini.

Peresensi: Desi Nurhayati Tanjung