(Foto: Dokumentasi Pribadi Melanie Subono)
(Foto: Dokumentasi Pribadi Melanie Subono)

Media Publica – Permasalahan sosial tak hentinya hadir dalam roda kehidupan masyarakat. Dari semua permasalahan sosial tersebut, hal yang paling sulit untuk ditangani sebenarnya adalah manusianya. Banyak masyarakat Indonesia yang lebih memilih diam dan acuh dengan kasus sosial yang terjadi di lingkungan. Fenomena tersebut pun diakui oleh Melanie Subono.

Melanie prihatin dengan kondisi Indonesia karena sumber daya manusia nya yang paling susah diatur dan diurus. “Harta terbesar itu bukan sumber daya alam tetapi sumber daya manusia. Kalo manusia nya gak bisa ngurus alam nya bagaimana? Para perakus gak segan melakukan apapun di Indonesia tapi sisanya lebih memilih untuk diam,” ujar wanita yang kerap aktif melakukan gerakan sosial.

Selama ia fokus dengan gerakan sosialnya, Melanie mengaku pernah beberapa kali mendapat ancaman fisik maupun non fisik yang berpotensi menghentikan langkahnya. Namun wanita kelahiran Jerman, 20 Oktober 1976 ini tak pernah gentar untuk menghadapi pertentangan dari aksinya. Ia mengaku ada kepuasaan tersendiri ketika kasus yang ditanganinya terselesaikan “Pastinya gue senang, ternyata keadilan tuh masih ada.” tuturnya.

Melanie sangat menyukai pekerjaannya sebagai aktivis. Beberapa gerakan sosial yang ia jalani tak jauh dari masalah lingkungan dan Hak Asasi Manusia (HAM). Media sosial menjadi pilihan Melanie untuk dimanfaatkan dalam menyuarakan aksinya. Salah satunya yaitu media sosial Twitter dengan hashtag #tinjutinja, #tinjukuman, dan #Indonesiamenggungah cukup menarik dukungan orang-orang baik dikenal maupun tidak dikenal.

Dalam menanggapi kritik, Melanie memegang teguh hak setiap orang untuk berpendapat. Ia menghargai kritik maupun pendapat dari orang lain yang bisa dijadikan masukan untuk aksi yang dilakukannya. “Tidak ada manusia yang isi kepala nya sama, manusia punya hak. Gue pembela hak asasi manusia, artinya gue harus menghargai kritik orang atau apapun yang keluar dari mulut orang,” tambahnya. Melanie pun mengaku bila ada keyakinan dalam diri manusia, apa yang dilakukan juga akan terlaksana dengan  baik. “Potensi diri lo akan keluar secara maksimal. Intinya percaya diri aja dulu, itu aja,” tutupnya.

Reporter: Monique & Zulfiana

Editor: Rarasati Anindita

 2,019 total views,  4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.