Published On: Wed, Jan 21st, 2015

Mobil Tenaga Surya Hasil Karya Anak Bangsa

Suryawangsa 2 dan Giwangkara saat peresmian keduanya di halaman Kantor Pengurus Pusat Muhammadiyah, Jakarta (19/12) silam. (Sumber: Metrotvnews.com)

Suryawangsa 2 dan Giwangkara saat peresmian keduanya di halaman Kantor Pengurus Pusat Muhammadiyah, Jakarta (19/12) silam.
(Sumber: Metrotvnews.com)

Jakarta, Media Publica – Indonesia kembali mendapatkan kebanggaan baru. Beberapa siswa dari dua SMK Muhammadiyah yang berbeda yakni  SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang, Jawa Timur dan SMK Muhammadiyah Haurgeulis Indramayu, Jawa barat, berhasil menciptakan dua buah mobil berbahan bakar tenaga surya. Dua mobil tenaga surya itupun diberi nama Suryawangsa 2 dan Giwangkara.

Suryawangsa 2 sendiri merupakan pengembangan dari Suryawangsa 1 yang memiliki konsep city car. Pada Suryawangsa 2 yang dibuat oleh SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi akhirnya disempurnakan dengan mengembangkan jenis microbus berkapasitas enam orang  dan memiliki kemampuan kecepatan hingga 60km/jam. Tenaganya mobil ini berasal dari sinar matahari yang diserap empat buah solar cell pada atap mobil tersebut.

Sedangkan Giwangkara, hasil karya cipta dari SMK Muhammadiyah Haurgeulis, memiliki bentuk Multi Purpose Vehicle (MPV) yang berbeda dengan microbus. Walaupun Giwangkara hanya bisa menempuh kecepatan 40 km/jam dan berkapasitas untuk empat orang penumpang, namun kemampuan yang dimilikinya cukup hebat dengan empat solar panelnya yang memiliki daya sebesar 12 Volt/20 Ampere.

Suparman selaku Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Haurgeulis berpendapat mobil dengan tenaga surya ini masih dapat ditingkatkan kualitasnya. “Masih butuh banyak perkembangan, tetapi ini adalah proses pembelajaran bagi siswa. Sebenarnya kedua mobil ini tidak jauh berbeda ya,” ujar Suparman yang dilansir dari CNN.

Kedua mobil bertenaga surya tersebut sukses diresmikan oleh Anies Baswedan selaku Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah bersama Din Syamsuddin selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Kantor Pengurus Pusat Muhammadiyah, Jakarta pada 19 Desember silam. Keduanya langsung menguji coba mobil tenaga surya karya anak bangsa tersebut.

Seperti yang dilansir oleh Republika, Anies Baswedan salut atas usaha anak bangsa dalam pembuatan mobil ini. “Kita bangga anak-anak bangsa bisa membuat mobil seperti ini. Kita harus dukung penuh mereka. Ini tantangan buat anak-anak muda dan pendidik, jangan hanya menghasilkan anak-anak pencari kerja tetapi juga yang bisa berkarya mendorong perubahan,” ungkapnya seusai mencoba menyetir Suryawangsa 2.

Meskipun sama-sama bertenaga surya, namun kedua mobil tersebut memiliki tujuan yang berbeda. Suryawangsa 2 dirancang untuk keluarga dan Giwangkara nantinya akan disediakan untuk kendaraan massal rakyat.  Selepas diresmikan, Suryawangsa 2  melakukan uji coba dengan melakukan tur dari Jakarta ke Surabaya selama tujuh hari dan berhenti ke beberapa sekolah Muhammadiyah lainnya. Sedangkan Giwangkara akan melakukan perjalanan langsung menuju Indramayu.

Sumber: CNN Indonesia dan Republika

Editor: Rizky Damayanti