Published On: Mon, Jan 5th, 2015

Benteng Vredeburg, Wisata Sejarah di Jantung Kota Yogyakarta

Benteng Vredeburg, menjadi tempat wisata pilihan ditengah kota Yogyakarta. (Foto: Mega Pratiwi)

Benteng Vredeburg, menjadi tempat wisata pilihan ditengah kota Yogyakarta. (Media Publica/Mega)

Yogyakarta, Media Publica – Akhir pekan atau musim liburan menjadi ajang untuk dapat berkumpul dengan keluarga. Tak jarang untuk menghabiskan waktu bersama, berkunjung ke tempat wisata menjadi salah satu pilihan. Wisata ke tempat bersejarah pun dapat menjadi salah satu pilihan yang menarik. Selain berwisata, Anda juga dapat menambah wawasan tentang sejarah.

Jika Anda tertarik dengan wisata sejarah, berkunjung ke Benteng Vredeburg dapat menjadi pilihan yang menarik. Benteng yang terletak di depan Gedung Agung dan Istana Kesultanan Yogyakarta ini menjadi salah satu peninggalan sejarah yang masih utuh dan terletak di jantung kota Yogyakarta. Benteng yang  didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I atas permintaan Belanda pada tahun 1760 ini, kini dijadikan museum dan ditetapkan menjadi bangunan cagar budaya oleh pemerintah sejak tahun 1981. Benteng yang merupakan museum perjuangan nasional ini didalamnya berisi diorama yang menggambarkan perjuangan rakyat Indonesia dari sebelum kemerdekaan hingga masa orde baru. Sebelumnya Benteng Vredeburg memiliki nama Benteng Rustenberg yang berarti benteng peristirahatan, lalu diubah menjadi Benteng Vredeburg yang artinya benteng perdamaian dan dijadikan sebuah museum setelah direnovasi hingga saat ini.

Dengan membayar tiket masuk sebesar dua ribu rupiah, Anda dapat menyaksikan bagaimana pergerakan perjuangan rakyat Indonesia pada masa itu. Benteng Vredeburg sendiri banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun asing. Mulai dari anak muda hingga lanjut usia. Seperti Maryoto, seorang pengunjung yang datang dari Lampung bersama keluarga untuk berwisata ke Benteng Vredeburg. “Terus terang ini pertama kali saya kesini, untuk anak-anak ini sangat bagus,” terangnya.

Berbeda dengan Maryoto yang berkunjung untuk berwisata, Siti Wulandari seorang siswi dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mesuji, Sumatera Selatan ini khusus datang untuk membuat karya tulis ilmiah mengenai benteng Vredeburg. “Datang ke sini dalam rangka penulisan karya tulis ilmiah,” tuturnya.

Jangan khawatir jika Anda mulai lapar. Di sekitar Benteng Vredeburg banyak pedagang-pedagang makanan dan minuman yang lokasinya berdekatan dengan Pasar Beringharjo.

Jadi, bagi Anda yang sedang berkunjung ke Yogyakarta, tak ada salahnya mengunjungi tempat wisata ini dan mengetahui lebih banyak tentang sejarah perjuangan nasional.

Reporter : Mega Pratiwi

Editor : Putri Yanuarti