Ilustrasi
Ilustrasi
Austria, Media Publica – Penampilan Kelompok seni Keraton Yogyakarta Kawedanan Hageng Punokawan (KHP) Kridomardowo mempesona para penonton dalam acara pementasan tari di gedung Weltmuseum, Wina, Austria.

Para penari ini menampilkan tiga seni tarian Jawa, diantaranya adalah tari Serimpi Pandhelori yang diciptakan Sultan Hamengkubuwana VI (1856-1877), tari Menak Kakung yang diciptakan Sultan Hamengkubuwana IX pada akhir tahun 1941 dan tari Golek Asmarandana Bawaraga.

Para penonton dibuat terpukau dengan lemah gemulai gerak tari yang ditampilkan. Seperti yang dirasakan oleh Alexandra, salah satu mahasiswa Universitas Musik dan Seni di Wina ini tertarik untuk mendalami seni tari Jawa setelah melihat pentas tari ini. Menurutnya, setiap gerakan dalam tarian Jawa memiliki sarat makna yang dalam.

Bukan hanya Alexandra, Markus salah satu penonton lainnya juga melontarkan kekagumannya pada tiap gerak dalam seni tari Jawa. Baginya, keseimbangan dan gerakan gemulai yang ditunjukkan para penari sangat mengagumkan.

Setiap tarian yang ditampilkan memiliki makna yang sangat dalam seperti Tari Serimpi Pandhelori. Kata Serimpi yang berarti mimpi, dibawakan oleh empat penari. Dari keempat penari tersebut, masing-masing melambangkan unsur dunia, yaitu : grama (api), angin (udara), toya (air) dan bumi (tanah).

Keempat unsur tersebut melambangkan asal usul terjadinya manusia dan juga melambangkan empat penjuru mata angin. Pada dasarnya, tari Serimpi ini mengambarkan sifat baik dan sifat buruk. Manusia diajarkan untuk selalu berbuat baik sebagai bekal menghadap Sang Pencipta.

Pementasan ini diadakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)/Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) Wina dan bekerjasama dengan Weltmuseum Wina serta kelompok seni Keraton Yogyakarta KHP Kridomardowo.

“Pementasan ini merupakan salah satu bentuk promosi seni budaya Indonesia, khususnya seni budaya Jawa, kepada masyarakat Austria,” tutup Dody Sembodo Kusumonegoro selaku Konselor KBRI Wina.

Sumber: Antara
Editor: Mega Pratiwi

1,465 total views, 8 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.