Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu targetkan Film Indonesia dapat berjaya di ASEAN. (Sumber: kabar24.com)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu targetkan Film Indonesia dapat berjaya di ASEAN.
(Sumber: kabar24.com)
Jakarta, Media Publica – Dalam kurun waktu lima tahun, film Indonesia diharapkan dapat menjadi yang terbaik di kawasan ASEAN.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu berdasarkan hasil pertemuan dengan insan film Indonesia bulan Januari lalu.

“Target dalam lima tahun kita harus paling bagus, paling hebat di ASEAN,” ungkapnya ketika menghadiri Malam Puncak Hari Perfilman Nasional, pada Rabu (2/4) seperti yang dilansir oleh Antara.

Ia melanjutkan, dalam pencapaian target diperlukan pendidikan dalam bidang film serta peningkatan kualitas film. Dukungan terhadap semua genre film baik komersial maupun non komersial juga diperlukan untuk mencapai target.

“Bagaimana kita bersama memajukan film Indonesia sehingga lima tahun lagi kita akan jadi the best di ASEAN dan we will be proud,” tambahnya.

Menurutnya, pemerintah juga memiliki tugas untuk memajukan film dan seni budaya. Pemerintah perlu menjamin bahwa film merupakan salah satu cara untuk mempertahankan budaya sekaligus diplomasi budaya.

Film Indonesia sendiri telah memasuki usia yang ke-64 pada 30 Maret lalu. Tanggal itu diabadikan dari hari pertama sutradara Usmar Ismail melakukan pengambilan gambar untuk film “Darah dan Doa”.

Wiendu Nuryanti selaku Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) juga mengatakan bahwa angka ke-64 ini juga sudah dirasa matang untuk menunjukkan perkembangan film Indonesia.

“Bagai usia manusia, 64 itu banyak liku, asam garam, dan tentu perjuangan yang dilakukan para insan perfilman,” katanya.

Sumber: Antara
Editor: Dianty Utari Syam

 1,540 total views,  4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.