'The Dream: On', sebuah aplikasi baru yang dapat mengatur mimpi anda. (Sumber: ciricara.com)
‘The Dream: On’, sebuah aplikasi baru yang dapat mengatur mimpi anda.
(Sumber: ciricara.com)
Jakarta, Media Publica – Bagi anda yang sering bermimpi buruk, mungkin yang anda butukan adalah aplikasi yang dapat membantu Anda menciptakan mimpi sempurna di malam hari saat tidur. Aplikasi tepat dapat jatuh pada ‘The Dream : On‘ yaitu aplikasi yang diklaim dapat membantu penggunanya untuk tidur nyenyak.

Aplikasi ini dapat digunakan dengan memainkan kombinasi dari suara yang menggambarkan nuansa alam seperti di hutan dan pantai. Suara-suara tersebut dipercaya dapat mempengaruhi pikiran saat tidur. Selain itu, penggunanya juga dapat memilih scene nuansa pedesaan yang tenang, kesibukan lalu lintas hingga petualangan dramatis di luar angkasa.

Professor Richard Wiseman dari Hertfordshire University yang membantu mengembangkan program ini percaya bahwa aplikasi ini dapat membantu orang mencapai suasana hati yang baik saat bangun. Selain itu aplikasi ini dapat mengobati orang yang depresi dan memiliki gangguan tidur.

“Jika seseorang memilih lanskap alam, maka mereka cenderung bermimpi tentang tanaman hijau dan bunga. Sebaliknya, jika mereka memilih suara latar pantai maka mereka cenderung bermimpi tentang berjemur di bawah matahari,” kata Wiseman, seperti dilansir laman Mirror.

Wiseman menyatakan, memiliki mimpi yang positif dapat membantu orang bangun dalam suasana hati yang baik dan meningkatkan produktivitas mereka.

“Kami sekarang telah menemukan cara untuk memberikan orang mimpi yang manis, dan ini juga dapat menjadi dasar untuk terapi masalah psikologis tertentu, seperti depresi,” katanya.

Para psikolog dari The Hertfordshire University, Inggris melakukan pengumpulan ribuan rekaman yang berasal dari pengguna aplikasi sebagai bagian dari eksperimen yang akan ditunjukkan dalam Edinburgh International Science Festival. Penelitian ini menunjukkan mimpi dapat dipengaruhi dengan mudah.

Agar mendapatkan mimpi yang diinginkan, pengguna haruslah mengatur pukul berapa pengguna akan bangun pagi. Selain itu, pengguna juga harus memiliki ‘skenario mimpi’ yang ingin digunakan. Setelah itu, letakkan ponsel dekat penggunanya dengan layar yang menghadap kasur. Aplikasi ini juga memiliki sensor gerak untuk mendeteksi kapan penggunanya bermimpi.

Manusia melewati tiga tahapan saat tidur. Pada tahap pertama dan kedua (menjelang tidur dan tidur nyenyak), kita akan gelisah di tempat tidur. Namun, di tahap Rapid Eye Movement (REM Sleep) dimana saat itu otak melumpuhkan tubuh sehingga kita tidak bisa ‘keluar’ dari mimpi dan melukai diri sendiri. Setelah mencapai REM Sleep, aplikasi ini akan memainkan suara yang telah dipilih sebelum terbangun. Ketika selesai bermimpi, aplikasi ini akan membangunkan penggunanya dalam waktu satu menit untuk meningkatkan daya ingat terhadap mimpi yang dialaminya saat tidur.

Sumber : antaranews dan wolipop
Editor: Dwi Retnaningtyas

1,551 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.