Maskot HPN 2014 menggambarkan bunga rafflesia yang tangan kanannya sedang memegang sebuah pena yang terbuat dari tangkai bunga dan tangan kirinya mengacungkan jempol (sumber : ceritadanfoto.blogspot.com)
Maskot HPN 2014 menggambarkan bunga rafflesia yang tangan kanannya sedang memegang sebuah pena yang terbuat dari tangkai bunga dan tangan kirinya mengacungkan jempol
(sumber : ceritadanfoto.blogspot.com)
Bengkulu, Media Publica – Bertepatan dengan hari ulang tahun Persatuan Wartawan Indonesia tanggal 9 Februari, melalui keputusan yang ditetapkan oleh Presiden RI Nomor 5 Tahun 1985 yang telah ditandatangani oleh Soeharto pada tanggal 23 Januari 1985 silam, terciptalah Hari Pers Nasional (HPN) di Indonesia.

HPN diharapkan bisa menjadi ajang silaturahmi dan penyatuan pemikiran untuk kemajuan pers pada khususnya dan kemajuan bangsa pada umumnya. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan terbesar dan paling bergengsi bagi komponen pers Indonesia. HPN dimaknai sebagai Pesta Raya Rakyat yang memiliki Pers yang merdeka sebagai salah satu pilar demokrasi.

Dalam sidang Dewan Pers ke-26 di Ambon pada 11-13 Oktober 1985, Dewan Pers memutuskan untuk merayakan HPN secara bergantian di Ibukota provinsi se-Indonesia setiap tahunnya. Penyelenggaraannya dilaksanakan secara bersama antara Komponen Pers, Masyarakat, dan Pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah yang menjadi tempat penyelenggaraan.

Tahun ini Provinsi Bengkulu mendapat giliran untuk menjadi tempat penyelenggaraan perayaan HPN ke-68. Berbagai acara menarik sudah dibuat pemerintah Bengkulu mulai dari tanggal 1 Februari lalu dan puncak peringatan HPN 9 Februari yang akan diselenggarakan tepatnya di kompleks bersejarah Benteng Marlborough, Bengkulu yang juga tepat berusia 300 tahun februari ini.

Beragam acara seperti jalan santai, fun bike, penghijauan di Pantai Panjang, pelepasan penyu, hingga Expo HPN sengaja dibuat untuk memperingati HPN 2014.

Ada yang istimewa di perayaan HPN tahun ini. Untuk pertama kalinya, Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan turut hadir dalam perayaan HPN 2014 dan menjadi pertama kalinya juga dalam sejarah HPN diselenggarakan di luar gedung.

Dalam siaran pers Staf Khusus Presiden Bidang Publikasi dan Dokumentasi Ahmad Yani Basuk, kedatangan Presiden ke acara HPN ini merupakan salah satu wujud dukungan SBY terhadap kehidupan pers. “Presiden juga akan meresmikan pusat pendidikan dan latihan wartawan ASEAN,” ungkap Ahmad Yani.

Pemilihan Benteng Marlborough sebagai lokasi puncak peringatan itu dinilai pas dengan motto HPN 2014, yakni Pers Sehat Rakyat Berdaulat. Motto tersebut mengandung makna pers harus menjadi benteng yang kuat demi terciptanya masyarakat yang sejahtera dan demokratis

Logo HPN pun diperbaharui agar lebih mencerminkan sinergi antarkomponen pers, tanpa meninggalkan ruh dan semangat pada awal gagasannya. Maskot tahun ini pun disesuaikan dengan daerah tempat penyelenggaraan HPN tahun ini, yaitu gambar Bunga Rafflesia Arnoldi, salah satu Flora langka yang berasal dari Bengkulu.

Sumber: www.hpnindonesia.com dan www.beritasatu.com

Editor : Rizky damayanti

801 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *