Pembukaan Pameran Foto "Manusia Nol Derajat" oleh Dekan Fikom UPDM(B), Selasa (10/12). (Foto : Ananda)
Pembukaan Pameran Foto “Manusia Nol Derajat” oleh Dekan Fikom UPDM(B), Selasa (10/12). (Foto : Ananda)
Jakarta, Media Publica – Pameran angkatan XXIII yang diselenggarakan oleh Wadah Kegiatan Mahasiswa (WKM) Telefikom Fotografi yang bertempat di pelataran parkir Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama resmi dibuka pada Selasa (10/12). Pameran bertajuk “Manusia Nol Derajat” ini mengangkat hal mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dan diselenggarakan bertepatan dengan hari HAM.

“Tema dari acara kita itu mengenai Hak Asasi Manusia (HAM), dasar pemilihannya itu karena hari ini juga hari HAM dan membahas juga tentang human interest dari foto-foto yang ditampilkan, selain itu ingin mengangkat hal yang berbau jurnalis,” ungkap Fathia Suri Anggraeni selaku ketua pelaksana pameran.

Penyelenggaraan kegiatan ini pun dimaksudkan sebagai puncak pendidikan dan latihan (diklat) calon anggota WKM Telefikom yang telah tiga bulan melaksanakan diklat menjadi anggota resmi lanjut Fathia.

Senada dengan ungkapan Fathia, Atika Purnama Asri selaku humas dari acara tersebut juga menyatakan bahwa kegiatan ini dipersiapkan selama dua bulan. Mulai dari penentuan tema mereka yaitu Nol Derajat hingga persiapan pameran tersebut.

Dalam pameran ini terdapat 76 foto jurnalistik yang ditampilkan dari 11 orang pameris yang merupakan anggota baru WKM Telefikom Fotografi. Pameran ini diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut. Hari pertama diramaikan dengan penampilan dari WKM Kosmik Moestopo, di hari ke dua akan diselenggarakan seminar yang bertemakan “Hak Asasi Manusia” dengan pembicaranya Farida anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan ada pula diskusi foto bersama Arif Fadila selaku kurator fotorgrafi. Selain itu WKM Kosmik, WKM Teater pun berkesempatan untuk tampil di hari terakhir pameran ini diselenggarakan.

“Harapannya sih semoga kegiatannya berjalan lancar dan orang lain yang mengunjungi pameran ini bisa memberikan pandangan baru tentang HAM yang gak pernah kepikiran serta ingin lebih menyadarkan orang lain juga tentang HAM itu sendiri secara mendalam, itu sih harapannya,” harap Fathia.

Reporter : Ananda Ratu Ayu Kemuning
Editor : Mega Pratiwi

 1,249 total views,  4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.