Sumber : www.cdc.gov
Sumber : www.cdc.gov

Batam, Media Publica – Setelah melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengusahaan (BP) Batam, Duta Besar Thailand untuk Indonesia, Paskorn Sriyaphan menyatakan keinginannya untuk berinvestasi di kawasan perdagangan bebas (free trade zone/FTZ) Batam.

Usai melakukan pembicaraan tertutup dengan Duta Besar Thailand, di Batam, Rabu (18/9) Deputi Bidang Pengendalian BP Batam, Asroni Harahap menyatakan bahwa telah dibicarakan berbagai hal termasuk investasi, dan salah satu yang paling lama dibahas adalah rencana investasi terutama otomotif di Batam.

“Selain sektor otomotif, industri yang sedang dijajaki investor asal Thailand adalah industri keramik dan manufaktur lainnya,” ungkap Asroni.

Berbagai alasan membuat pengusaha Thailand berencana mengembangkan beberapa industri di Batam salah satunya ialah karena upah minimun dan ongkos produksi yang jauh lebih murah dibandingkan di Negeri Gajah putih.

“Para investor akan selalu mencari daerah dengan upah dan ongkos produksi lebih murah untuk mengembangkan usahannya. Jika dibandingkan dengan Thailand yang upahnya mencapai 3.000 bath (sekitar Rp3 juta) per bulan, di Batam masih lebih murah,” lanjut Arsoni.

Selain mengunjungi BP Batam, rombongan Dubes Thailand juga melakukan kunjungan ke beberapa kawasan industri seperti Batamindo, Kabil, dan pusat industri perfilman Kinema di Nongsa Batam.

Sumber: Antaranews
Editor: Rizky Damayanti

710 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *