Teleskop Kepler telah menemukan 135 planet di luar sistem tata surya. Sumber: bbc
Teleskop Kepler telah menemukan 135 planet di luar sistem tata surya.
Sumber: bbc

Eropa, Media Publica – Teleskop Keppler adalah teleskop luar angkasa milik NASA yang selama ini digunakan untuk mencari planet-planet baru. Namun sayangnya baru-baru ini Teleskop yang diluncurkan pada 2009 ini rusak akibat dua rodanya patah pada Mei lalu. Dibutuhkan sedikitnya tiga roda untuk menjaga posisi teleskop itu di ruang angkasa. Kerusakkan ini mengakibatkan teleskop tersebut tidak lagi bisa dengan stabil melihat ke arah bintang-bintang. Sehingga terpaksa dipensiunkan setelah para ilmuwan NASA tidak lagi dapat memperbaiki sistem penunjuknya yang rusak.

Para pejabat NASA menyamakan kesulitan mengendalikan Kepler sekarang ini dengan seorang yang berbelanja dan mencoba untuk mendorong troli supermarket dengan roda macet. Perangkat ruang angkasa ini diluncurkan dengan empat roda, dan mengalami kegagalan pertama pada Juli 2012 lalu. Roda kedua juga ikut macet pada tiga bulan lalu. Dalam misi senilai $600 juta, teleskop ini dilaporkan berhasil melacak 132 planet yang telah dikonfirmasi dan lebih dari 2000 obyek yang diduga sebagai planet, termasuk beberapa yang mirip dengan bumi.

Melalui hasil pengamatannya selama ini Keppler telah menemukan beberapa planet yang sedikit lebih besar dari bumi yang berada di zona layak huni bintang. Para ilmuwan meyakini bahwa mereka akan segera bisa mengkonfirmasi keberadaan planet lebih lanjut yang diduga memiliki kondisi paling dekat dengan bumi.

Kepler menyelesaikan misi utamanya pada November 2012, sehingga teleskop ini telah bekerja melampaui persyaratan minimumnya. Tetapi ilmuwan berharap lebih dari teleskop ruang angkasa ini dan menggunakannya untuk mencari asteroid, komet dan bintang yang meledak. Sementara itu observatorium Gaia akan segera diluncurkan akhir tahun ini oleh badan antariksa Uni Eropa, European Space Agency. Observatorium ini berfungsi untuk memetakan bintang, namun diperkirakan  teleskop ini akan menemukan ribuan dunia yang mengorbit di antariksa dalam proses itu.

 

 

Sumber : bbc.co.uk/Indonesia

Editor: Mega Pratiwi

1,105 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.