Buruh DKI Jakarta menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi. Sumber: merdeka.com
Buruh DKI Jakarta menuntut kenaikan Upah Minimum Provinsi.
Sumber: merdeka.com

Jakarta, Media Publica – Forum Buruh DKI Jakarta menuntut agar Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2014 dapat dinaikkan menjadi Rp 3,7 juta. Sekretaris Jendral Forum Buruh DKI Jakarta Muhammad Toha mengatakan, tuntutan itu sesuai pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang pernah mengatakan bahwa standar hidup pekerja di Jakarta adalah Rp 4 juta.

Saat ini rata-rata upah buruh di Indonesia tidak sampai Rp 2 juta/bulan. “Sekarang kami menghendaki adanya kenaikan sekitar Rp 3,7 juta, angka itu tidak mengada-ada,” kata Toha, di Konferensi Pers KSPI, Hotel Mega Pro, Menteng,  Selasa .

Ditemui di Balai Kota, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai permintaan  kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) menjadi Rp3,7 juta sulit direalisasikan. “Saya pikir banyak perusahaan yang tidak akan sanggup menaikkan UMP hingga sebesar itu. Kalau dinaikkan, nanti malah bisa terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran di ibukota,” kata Ahok.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal juga menilai usulan upah minimum provinsi (UMP) buruh 2014 mencapai Rp 4 juta per bulan masih wajar khususnya di Jakarta , terlebih lagi pertumbuhan ekonomi Indonesia hampir 6% dan  investasi yang masuk ke Indonesia juga meningkat.

“Serikat buruh akan terus bergerak memperjuangkan kenaikan upah 50% serta akan melakukan aksi serempak bergelombang pada tanggal 3 hingga 7 September 2013, yang puncaknya pada mogok nasional di bulan Oktober atau November 2013,” ujar Said.

 

Jatah Pulsa

KSPI menolak gagasan kenaikan UMP yang diusung pemerintah dan pengusaha yang mengedepankan kemampuan industri padat karya. Buruh berpatokan, UMP ditentukan oleh penambahan komponen kebutuhan kehidupan layak (KHL).

Iqbal mengatakan, saat ini pemerintah hanya menggunakan 60 komponen dalam menetapkan KHL. Tahun depan serikat pekerja mengusulkan ada tambahan KHL hingga 84 komponen. Iqbal mengatakan komponen baru itu antara lain, alokasi upah untuk uang pulsa untuk SMS Rp 30.000/bulan, dan beberapa komponen lainnya.

 

 

Sumber : antara news & detik finance

Editor: Putri Yanuarti

993 total views, 8 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.