Tim Homeless Indonesia (merah) merayakan kemenangan setelah berhasil membekuk tim Skotlandia. Sumber: Tribunnews.com
Tim Homeless Indonesia (merah) merayakan kemenangan setelah berhasil membekuk tim Skotlandia.
Sumber: Tribunnews.com

Polandia, Media Publica – Tim Homeless Indonesia, hanya tinggal memainkan satu laga lagi untuk memperebutkan posisi ke-7 atau ke-8 pada perhelatan Homeless World Cup (HWC) 2013 yang di selenggarakan di Danau Malta, Poznan, Polandia.

Meski target yang dipatok tidak mampu didapat yaitu menjadi juara, tim asuhan Bonsu Hasibuan ini mendapat apresiasi lebih dari beberapa wasit yang memimpin pertandingan di kejuaraan itu. Indonesia hanya akan puas di posisi ke-7 atau ke-8. Walau demikian, Mereka tetap tersenyum kepada semua orang yang ada di sekitar lapangan perhelatan tahunan itu dan sikap itu membuat semua orang yang hadir merasa lebih dekat dan menyukai Indonesia.
Salah satu apresiasi tersebut dilontarkan oleh salah satu pengadil HWC 2013 yang berasal dari Belanda, Paul Nagiegaal. “Mereka selalu berterima kasih untuk apapun. Ketika kami meniup pluit tanda pelanggaran, Mereka selalu meminta maaf. Itu hal yang baik”, ujarnya.

Tidak hannya pengadil asal Belanda itu yang mengapresiasi tim Indonesia. Nada pujian yang sama juga dilontarkan oleh Pengadil Pertandingan asal Skotlandia, Lain Mcgil. “Ketika membuat gol, mereka tersenyum. Tapi, saat tim lain membuat gol, mereka tetap tersenyum,” ujar McGill.

“Tim itu mewakili negara. Pelatih yang mendidik para pemain ini pasti luar biasa. Mereka membaawa semangat fairplay sekaligus kegembiraan dalam permainan sepak bola,” lanjut wasit asal Skotlandia itu.

Para Pemain dari Tim Indonesia memang kerap mendapat apresiasi dari wasit-wasit karena sikap positif dan ramah tamah Mereka selama perhelatan kejuaraan ini. Ujang Yakub, Penjaga gawang Indonesia yang paling menyita perhatian dan paling banyak mendapat Apresiasi. Salah satunya adalah dari Wasit asal Australia, Hary Milas. “Anda selalu tersenyum sepanjang pertandingan. Setiap menahan bola juga selalu berteriak dan itu memberikan semangat lebih pada nilai-nilai sportivitas dalam pertandingan,” puji Milas kepada Ujang saat itu. Untuk Apresiasi tersebut, Milas memberikan Hadiah Pluit Merah kepada Ujang saat itu.

Milas bukan wasit yang asing lagi di muka punggawa Indonesia. Pasalnya Milas juga sudah memimpin dalam pertandingan HWC 2012 tahun lalu. Milas juga memberikan Apresiasi dan hadiah kepada penjaga gawang Indonesia saat itu, Suherman, dimana Milas memberikan Pluit Emas yang hanya berjumlah 18 buah di dunia kepada Suherman.
Sumber: Sport Satu

Editor: Verrel Yudistira

1,528 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.