Letusan Rokatenda kali ini lebih besar daripada letusan sebelumnya di bulan Februari lalu. Sumber : BBC
Letusan Rokatenda kali ini lebih besar daripada letusan sebelumnya di bulan Februari lalu.
Sumber : BBC

NTT, Media Publica – Gunung Rokatenda sabtu (10/08) dini hari kemarin meletus dan memuntahkan lahar panasnya yang mengalir dari Woje Wubi sampai ke Pantai Punge di Desa Rokirole. Gunung Api yang terletak di  Pulau Palue, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini meletus dengan kekuatan letusan 10-40 amplitudo selama 420 detik. Letusan Rokatenda menyemburkan abu vulkanik dengan ketinggian antara 1.500 – 2.000 meter dan menutup sejumlah desa yang ada di pulau tersebut. Letusan gunung yang merupakan salah satu dari 129 gunung api aktif di Indonesia ini, lebih besar daripada letusan sebelumnya yang terjadi pada 2 Februari 2013 lalu.

Warga yang tinggal disekitar kawasan Rokatenda pun dievakuasi ke Maurole dan Maumere ibukota Kabupaten Sikka. Menurut Bupati Kabupaten Sikka, Yoseph Ansar Rera sekitar lebih dari 500 orang telah dievakuasikan ke kota Maumere. “Sejak kemarin, kami sudah mengevakuasi 437 orang. Dan pagi ini, kita sedang mengevakuasi 74 orang, yang sebentar lagi masuk ke Kota Maumere,”seperti yang dikutip dari BBC. Setelah menempuh perjalanan laut dan darat sekitar empat jam dari lokasi kejadian para korban ditempatkan di sejumlah tenda darurat.

Menurut Yoseph Gunung Rokatenda kini sudah tidak mengeluarkan letusan lagi namun badan vulkanologi setempat belum mencabut status siaga tiga. Selain itu tentang korban akibat lahar panas sejauh ini baru ditemukan tiga dan dua lainnya diyantakan hilang. Proses pencarian dihentikan sementara menunggu endapan lumpur tidak panas lagi. Rokatenda mulai menunjukan aktivitasnya sejak oktober 2012 dan warga yang tinggal tidak jauh dari gunung tersebut telah berulangkali dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

 

 

Sumber : Kompas.com dan BBC

Editor: Mega Pratiwi

789 total views, 4 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.